Nikmati Pengalaman Kuliner Langka di Mil, Terinspirasi dari Tradisi Kuno di Lembah Suci Peru!
Beranda News Nikmati Pengalaman Kuliner Langka di Mil, Terinspirasi dari Tradisi Kuno di Lembah Suci Peru!
News

Nikmati Pengalaman Kuliner Langka di Mil, Terinspirasi dari Tradisi Kuno di Lembah Suci Peru!

Bagikan
Bagikan

Dengan teknologi kuno yang diangkat ke masa kini, qollqa menjadi solusi keren untuk menjaga makanan tetap segar. Malena Martínez, direktur Mater, menjelaskan, “Qollqa mengingatkan kita bahwa cara-cara tradisional tetap relevan untuk menjaga produk makanan kita. Ini adalah alat yang bergantung pada angin untuk melindungi apa yang terpenting.” Dan yang lebih menarik, Virgilio menambahkan bahwa bangunan ini mengubah pemahaman kita tentang sejarah.

Untuk merasakan langsung keajaiban ini, Quispe dan teman-teman memulai perjalanan menuju qollqa yang baru saja dibangun. Cuma butuh 10 menit mendaki melewati ladang yang menunggu panen, dan aliran sungai kecil yang dulunya membawa air asin, kini memberikan air manis, seperti yang diungkapkan para orang tua. Di sini, kita bisa melihat kacang fava yang dikeringkan di bawah sinar matahari, dan tumpukan umbi-umbian warna-warni yang menunggu dipanen. Akhirnya, kita tiba di Qollqa Mater—struktur konikal dan melingkar berukuran 15 x 52 kaki, dengan dinding dari adobe dan batu. Pintu masuknya menghadap ke apu Verónica yang memungkinkan angin sejuk dari Amazon mengalir masuk. Sensasi angin dari apu Chicón pun terasa, membelai lembut setiap pagi di Lembah Suci. Seperti zaman dahulu, orientasi dan lokasi bangunan ini dipilih dengan teliti untuk menciptakan mikroklima ideal di dalamnya. Bangunan baru ini dirancang oleh arsitek Juan Carlos Pareja bekerja sama dengan arkeolog Rachel Schloss dari UCLA, dan dibangun bersama keluarga-keluarga setempat di bawah pimpinan Wilber Juárez Huamán selama setahun.

Qollqa Mater, yang dibangun selama setahun, menggunakan teknologi Inca kuno untuk kebutuhan pangan masa kini.

Courtesy Mater

Mematuhi tradisi, sebelum memasuki qollqa, kita harus meminta izin dari apus dan Pachamama (Ibu Bumi). Caranya? Cukup pegang beberapa daun koka kering, angkat ke arah masing-masing apus yang mengelilingi bangunan, lalu kuburkan di tanah dengan niat baik. Setelah itu, baru kita boleh melangkah masuk.

Satu hal menarik dari desain ini adalah reinterpretasi dari struktur Inca asli. Chef Pía León menjelaskan, “Dalam satu atap, ada tiga bangunan penyimpanan yang berbeda: satu untuk biji-bijian, satu untuk makanan segar, dan satu untuk tekstil.” Di dalamnya terdapat lebih dari 110 pon kentang dan mashuas (umbi berbunga) yang sudah ada sejak Desember. Menariknya, semua ini bebas dari tunas yang biasanya akan muncul jika disimpan di dapur biasa. Ini bisa jadi bukti bahwa struktur ini benar-benar berfungsi dengan baik.

Bagikan
Di tulis oleh
Andika Pratama

Jurnalis travel yang fokus pada perkembangan industri pariwisata nasional.

Artikel Terkait
Sistem Operasi Baru untuk Wisata Siap Menggebrak di Phocuswright Europe!
News

Sistem Operasi Baru untuk Wisata Siap Menggebrak di Phocuswright Europe!

Transformasi Paradigma dalam Industri Perjalanan: AI Jadi Pusat Perhatian Phocuswright Europe baru-baru...

Delta Tingkatkan Efisiensi Armada dengan VCT Finlets di Seluruh Armada 737NG!
News

Delta Tingkatkan Efisiensi Armada dengan VCT Finlets di Seluruh Armada 737NG!

Vortex Control Technologies (VCT) baru saja mengumumkan bahwa Delta Air Lines akan...

Pertarungan Terbaru di Dunia Travel: Checkout Jadi Arena Baru!
News

Pertarungan Terbaru di Dunia Travel: Checkout Jadi Arena Baru!

Perjalanan kini menjadi salah satu bentuk nilai yang sangat penting dalam ekonomi...

Waldorf Astoria London – Admiralty Arch Kini Siap untuk Reservasi!
News

Waldorf Astoria London – Admiralty Arch Kini Siap untuk Reservasi!

Waldorf Astoria London – Admiralty Arch: Hotel Mewah yang Ditunggu-Tunggu Sudah Bisa...