Mendukung Energi Terbarukan dalam Industri Perhotelan: Studi Tindakan Kolektif yang Mengubah Permainan
Dalam langkah besar menuju dekarbonisasi industri, World Sustainable Hospitality Alliance (WSHA) telah mengumumkan keberhasilan studi kelayakan yang inovatif mengenai pembelian energi terbarukan secara kolektif untuk sektor perhotelan global. Dikenal sebagai perintis dalam bidang ini, studi ini didukung oleh World Travel & Tourism Council (WTTC) serta raksasa industri seperti Accor, Radisson Hotel Group, American Express Global Business Travel (Amex GBT), STX Group, dan EY. Mereka menyelidiki bagaimana bisnis perhotelan bisa berkolaborasi untuk membuka akses ke energi terbarukan, memperkuat ketahanan pasar jangka panjang, dan mempercepat transisi menuju masa depan yang positif bagi lingkungan.
Hasil studi menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif tidak hanya mungkin, tetapi juga memberikan jalur praktis bagi bisnis perhotelan yang ingin meningkatkan stabilitas harga energi, akses terhadap listrik terbarukan, dan ketahanan dalam lingkungan energi yang semakin tidak menentu. Dengan penemuan ini, WSHA telah meluncurkan Call to Action yang mendesak, mengundang organisasi dari sektor perhotelan, perjalanan, energi, dan keuangan untuk bersatu dalam membantu membentuk fase pengembangan selanjutnya.
Menurut Glenn Mandziuk, CEO WSHA, “Bisnis perhotelan beroperasi dalam lingkungan energi yang berubah dengan cepat, ditandai oleh permintaan yang meningkat, volatilitas pasar, kekhawatiran tentang keamanan energi, dan ekspektasi yang semakin tinggi terhadap aksi perubahan iklim. Inisiatif ini bukan hanya soal mengurangi emisi. Ini tentang membantu industri mendapatkan akses ke energi terbarukan, meningkatkan ketahanan energi jangka panjang, mengelola biaya energi, dan mempercepat kemajuan menuju komitmen iklim. Studi kelayakan ini menunjukkan bahwa ada jalur kredibel ke depan. Langkah selanjutnya adalah mengumpulkan organisasi-organisasi yang ingin mengubah peluang ini menjadi aksi nyata.”
Pendekatan Bisnis Menuju Dekarbonisasi
Biaya energi tetap jadi pengeluaran operasional yang sangat penting bagi sektor perhotelan. Meskipun banyak bisnis ingin memperkuat ketahanan energi dan menghindari volatilitas harga, mereka sering kali menemui jalan buntu.
Studi ini membuktikan bahwa model pengadaan kolektif dapat meruntuhkan hambatan-hambatan tersebut—memberikan organisasi individu skala dan kekuatan untuk menavigasi kompleksitas pasar dan mengunci peluang energi terbarukan. Beberapa manfaat potensial dari studi ini antara lain:
- Stabilitas Harga: Memastikan visibilitas harga energi jangka panjang yang lebih baik dan melindungi bisnis dari volatilitas pasar.
- Membuka Energi Terbarukan: Membuka peluang pengadaan listrik hijau premium yang biasanya tidak terjangkau oleh bisnis individu.
- Melindungi Operasi: Meningkatkan ketahanan energi dan melindungi bisnis dari kejutan pasar yang tidak terduga.
- Mempercepat Dekarbonisasi: Mengakselerasi tujuan iklim dan komitmen net-positif di seluruh industri.
- Mendorong Inovasi Kolektif: Menciptakan peluang segera untuk pembelajaran bersama dan aksi kolaboratif di seluruh sektor.
Christopher Imbsen, SVP Advocacy & Research di WTTC, menyatakan, “Ketika permintaan meningkat dan persaingan semakin ketat, keamanan energi dan prediktabilitas biaya kini menjadi kunci bisnis bagi hotel-hotel di seluruh dunia. Studi kelayakan ini menunjukkan bahwa dengan bergabung, bisnis perhotelan dapat melindungi biaya energi mereka dan mengakses peluang energi terbarukan dengan skala dan kekuatan harga yang sulit didapat secara individu—dan dengan struktur operasional yang lebih sederhana. Ini adalah peluang penting untuk memperkuat ketahanan dan mempercepat trajektori dekarbonisasi kita bersama.”
Evan Konwiser, Chief Product & Strategy Officer di Amex GBT, menambahkan, “American Express Global Business Travel mendukung industri perjalanan dalam perjalanan dekarbonisasinya dengan inisiatif baru ini yang dirancang untuk membuka akses energi terbarukan bagi sektor perhotelan dan lebih jauh lagi. Kami berharap bisa maju bersama mitra hotel kami untuk meningkatkan akses ke energi terbarukan dan listrik bersih.”
Aktivitas di masa mendatang juga mencakup; Austin C. Wentworth, Kepala Utara Amerika, Strive oleh STX, menyatakan, “STX Group telah memainkan peran penting dalam memajukan inisiatif dekarbonisasi di sektor perhotelan, berfungsi sebagai penasihat terpercaya dan mitra pelaksana. Dengan pengalaman ini, kami bangga untuk memperdalam komitmen kami kepada industri dengan membantu mengubah tujuan keberlanjutan yang ambisius menjadi hasil yang terukur dan berkelanjutan.”
Memandang ke Depan
Walaupun partisipasi dalam studi kelayakan ini tidak memastikan keterlibatan dalam fase implementasi berikutnya, studi ini menunjukkan bahwa pengadaan kolektif dapat meluas ke seluruh rantai nilai perjalanan dan pariwisata. Ini mempertimbangkan beberapa kondisi terkait model bisnis grup perhotelan—termasuk penyedia akomodasi dalam rantai pasokan global. Kerangka kolaboratif ini sangat penting untuk memperkuat ketahanan, daya saing, dan keberlanjutan pariwisata global. WSHA mengundang organisasi-organisasi berpikiran maju untuk melangkah maju sekarang, membantu membentuk fase pengembangan selanjutnya, dan mempercepat transisi menuju masa depan yang positif bagi lingkungan.
