Tahukah kamu bahwa ada negara-negara di Eropa yang tidak menggunakan euro? Dari 27 negara yang tergabung dalam Uni Eropa (EU), hanya 21 yang menjadikan euro sebagai mata uang resmi mereka di wilayah yang dikenal sebagai Zona Euro. Sementara itu, ada enam negara anggota yang belum mengadopsi mata uang tersebut.
Setiap negara anggota EU yang menggunakan mata uang sendiri tentu punya sisi plus dan minus. Keuntungannya, mereka bisa lebih bebas dalam menentukan kebijakan keuangan dan moneter, tanpa harus terikat pada ketentuan dari kelompok yang lebih besar. Negara-negara ini dapat menyesuaikan kurs dan suku bunga sesuai dengan kebutuhan ekonomi mereka sendiri, sambil menghindari risiko yang dihadapi negara-negara lain dalam serikat mata uang yang lebih besar. Ketika ada krisis keuangan yang mempengaruhi euro, negara-negara Eropa yang tidak menggunakan euro dapat menghindari dampak terburuknya.
Buat kamu yang lagi merencanakan perjalanan ke Eropa dan pengen dollar, pound, atau peso kamu lebih berharga, coba deh kunjungi tempat-tempat dengan konversi mata uang yang lebih menguntungkan. Di bawah ini, kita bakal mengulik negara-negara anggota EU yang tidak ada dalam Zona Euro dan semua yang mereka tawarkan—lebih dari sekadar mata uang yang berbeda.
Republik Ceko
Terletak di Eropa Tengah, Republik Ceko kaya akan kastil bersejarah yang sebagian sudah ada sejak tahun 1300-an, bikin negara ini jadi surga bagi para pencinta arsitektur dan sejarah. Ibu kotanya, Praha, bahkan punya kompleks kastil terbesar di dunia: Kastil Praha yang terkenal itu. Belum lagi, negara ini juga dikenal karena tradisi pembuatan birnya yang sudah ada sejak tahun 993 M. Jadi, kalau kamu berkunjung ke sini, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi bir lokal yang legendaris.
Mata uang: Koruna Ceko (CZK) (1 CZK = 0.047 USD)
Tempat menginap:
Saat kamu menjelajahi kota, jangan lewatkan untuk menginap di hotel-hotel dengan pemandangan menawan dan pelayanan yang ramah. Contohnya, ada hotel-hotel di sekitar pusat kota yang menawarkan akses mudah ke berbagai atraksi menarik. Setiap sudut kota ini bikin kamu betah berlama-lama.
Leh, siapa yang bisa menolak jalan-jalan di jembatan Charles yang ikonik? Jembatan ini dibangun pada tahun 1300-an dan jadi daya tarik utama bagi wisatawan, serta tempat yang populer untuk foto-foto. Ditambah lagi, suasana malam di Praha yang romantis akan menjadi kenangan tak terlupakan, dan kamu bisa bersantai di kafe-kafe cantik sambil menikmati segelas bir.
Dengan ragam destinasi menarik dan pengalaman unik yang ditawarkan, Republik Ceko jadi pilihan tepat buat kamu yang mau menjelajahi Eropa dengan cara berbeda. Selain itu, mata uang yang lebih menguntungkan membuat perjalananmu jadi lebih hemat. Siap mengemas koper dan menjelajahi jembatan bersejarah dan bir lezat di Praha? Ayo, saatnya berpetualang!
