Mama’s Too
Upper West Side, West Village
Kalau ngomongin tentang tempat makan yang lagi hits di West Village, Mama’s Too pasti jadi salah satu yang banyak dibahas. Tapi, buat yang belum tahu, pengalaman pertama saya di tempat ini justru di lokasi asalnya, yaitu di Upper West Side, yang dulunya dikenal dengan kuliner yang biasa-biasa aja. Lokasi ini bener-bener butuh pahlawan kuliner seperti Mama’s Too. Didirikan oleh Frank Tuttolomondo, yang sepertinya terlahir untuk menjadi seorang pizzaiolo, karena neneknya, Maria Nina, mendirikan Mama’s Pizza di tahun 1959.
Kalau kamu pengen merasakan yang asli, Mama’s Too ini adalah salah satu contoh langka di mana kreasi modernnya bener-bener bikin tradisi kelihatan biasa. Saya udah pernah bahas tentang pizza di Mama’s Too di panduan UWS dan beberapa makanan ikonik di New York. Tapi, let me say it again: adonan Roman yang ringan dan renyah di bagian pinggir ini adalah fondasi yang sempurna untuk menyerap kombinasi rasa yang menggugah selera, kayak Angry Nonna yang merupakan penghormatan Frank ke neneknya, diisi dengan Sopressata pedas, minyak cabai Calabrian, dan mozzarella tua. Atau, bagi saya yang pribadi, pie dengan pir rebus—paduan antara gorgonzola yang creamy dan potongan pir yang hampir meleleh ini bener-bener memanjakan lidah.
Turbo Pizza
Bushwick
Turbo Pizza di Bushwick punya keunggulan yang bikin mereka beda, yaitu fungsi ganda sebagai restoran pizza dan bar semi-dive. Kenapa semi? Karena tempat ini masih terasa baru dan suasana di dalamnya juga cozy banget. Program koktail mereka seperti terlalu dipikirkan untuk disebut dive bar, walaupun suasananya sangat santai dan ada meja biliar juga. Yang jelas, pizza jadi menu andalan di sini dan rasanya enggak mengecewakan.
Tipo pizza di sini adalah gaya Detroit, yang cukup langka di daerah ini, dimana pizza disajikan dalam bentuk persegi panjang dengan kerak yang tebal tapi tetap ringan. Yang paling menarik adalah potongan keju emas yang meleleh dan merayap di sisi-sisinya seperti stalagmit yang tajam. Menunya beragam dan bisa disesuaikan, mulai dari keju dan pepperoni yang wajib ada, sampai menu kreatif seperti Billy Boy yang berisi keju kambing, prosciutto, biji wijen, dan madu pedas. Ada juga Cheeseburger Pie yang bisa dibayangkan dari namanya. Yang lebih keren, ada wedge salad yang menyegarkan untuk melengkapi hidangan ini.
Williamsburg Pizza
Williamsburg, Bushwick, Lower East Side, Upper East Side
Kalo ada teman yang datang dari luar kota dan pengen merasakan pizza gaya New York yang sesungguhnya, Williamsburg Pizza adalah rekomendasi pertama saya. Lokasi yang saya suka adalah di South Williamsburg, dimana tempatnya simpel dan charming, dengan layanan counter yang bikin setiap pengunjung merasa nyaman. Pizza di sini dikenal dengan kerak yang renyah dan tekstur dalam yang kenyal.
Menu pilihan di sini juga banyak, tapi saran saya, coba deh Grandma pies yang tebal dan buttery, untuk merasakan cita rasa Brooklyn yang otentik. Oh iya, jangan kaget juga kalau kamu menemukan potongan pizza mereka di Crown Heights dan Bed-Stuy dengan nama “Brooklyn Pizza Crew”.

