Jepang memang jago ‘menabrak’ aturan saat berbicara soal makanan manis dari luar, dan hal ini baru-baru ini terlihat ketika jaringan udon Marugame Seimen meluncurkan Udonuts, ya, kue donat yang dibuat dengan tepung udon! Siapa sangka, donat unik ini menjadi hit besar, dengan lebih dari satu juta porsi terjual hanya dalam enam hari setelah peluncurannya.
Sejak saat itu, Udonuts tetap menjadi primadona, bahkan kolaborasi dengan “Dragon Ball Z” juga sudah dilakukan. Keterikatan dunia makanan Jepang dengan budaya populer sungguh luar biasa!
Kini, jaringan restoran lokal Osaka Ohsho, yang terkenal dengan masakan Jepang-Cina, khususnya gyoza, juga ikut meramaikan dunia kuliner dengan menciptakan “donat gyoza” yang dikenal dengan nama Gyonut. Sesuai namanya, Gyonut atau dalam pelafalan Jepang “Gyonatsu”, adalah gabungan dari gyoza dan donat, dan itulah inti dari camilan menarik ini. Seperti Udonuts, Gyonut ini berkomitmen untuk menggunakan bahan-bahan yang seharusnya terbuang, sehingga bermanfaat bagi pelanggan dan lingkungan.
▼ 大阪王将 = Osaka Ohsho

▼ Gyonut dibuat dari kulit gyoza, dan pertama kali muncul di toko-toko tahun lalu. Uniknya, camilan ini tidak hanya terbuat dari kulit gyoza, tetapi juga menggunakan adonan croissant. Gabungan ini tentunya menciptakan tekstur yang lebih kompleks dibandingkan Udonuts, apalagi dengan pilihan rasa yang sungguh unik seperti Gyoza, Gula, Susu Stroberi, Coklat, dan Mapo Tofu. Ini jelas membawa konsep donat ke level yang lebih tinggi!

Gyonuts digoreng berdasarkan pesanan, jadi ada sedikit waktu sebelum bisa disajikan. Namun, keistimewaan terletak pada kesegaran dan kehangatan setiap potongnya, yang jadi salah satu daya tarik utama untuk mencicipinya. Diawali dengan rasa Gula, langsung bikin ketagihan! Gula bubuk yang menempel di lidah memberikan rasa manis lembut yang pas, sementara teksturnya yang renyah dan sedikit keras mengingatkan pada Sata Andagi, donat khas Okinawa.
▼ Tekstur bagian luar yang kokoh memberikan sensasi empuk pada bagian dalam, layaknya sata andagi.

Karakteristik yang segar dari donat ini memastikan bagian luar tetap renyah, menciptakan pengalaman makan yang memuaskan. Setiap Gyonut punya tekstur khas yang konsisten, tapi rasa yang ditawarkan sangat bervariasi.
▼ Mapo Tofu

Mapo Tofu, yang terkenal sebagai hidangan pedas berbahan dasar tofu, ternyata juga sangat enak dijadikan donat. Rasa khasnya seolah langsung hadir dalam setiap gigitannya. Dalam versi donat ini, keharumannya terasa sangat jelas dan berhasil menantang semua ekspektasi kita tentang apa itu donat. Bahkan Seiji Nakazawa, seorang reporter yang bergairah dengan masakan Cina, mengatakan kalau rasa Gyoza-nya begitu mirip dengan dumpling asli, sehingga membuatnya terhenyak.
Setiap rasa Gyonut benar-benar mengejutkan, dan variasi Mapo Tofu dan Gyoza sangat kuat sehingga benar-benar menghanyutkan lidah, tetapi dengan cara yang menyenangkan. Seiji mengatakan, ini adalah pengalaman rasa yang belum pernah dia temukan sebelumnya, dan dia yakin para pengunjung asing ke Jepang bakal terpesona mencobanya. Ini adalah contoh nyata betapa kreatifnya inovasi kuliner di negeri sakura, yang menawarkan keunikan tiada tara.
