TSA PreCheck: Haruskah Kamu Tinggalkan Teman Perjalanan yang Belum Punya?
Beranda Destinasi TSA PreCheck: Haruskah Kamu Tinggalkan Teman Perjalanan yang Belum Punya?
Destinasi

TSA PreCheck: Haruskah Kamu Tinggalkan Teman Perjalanan yang Belum Punya?

Bagikan
Bagikan

Travel Debates adalah sebuah seri di mana para editor kami membahas isu-isu paling menarik yang sering muncul saat perjalanan, seperti apakah kita harus pindah tempat duduk di pesawat atau jika kita boleh mengecek email kerja saat liburan.

Bayangkan situasi ini: kamu punya TSA PreCheck dan teman perjalananmu nggak. Apakah kamu harus tetap bersama atau pergi sendiri? Ya, dilema moral ini nyata banget. Membuang waktu (dan kaos kaki bersih) demi perjalanan yang sama, atau memilih antrean yang sedikit lebih pendek sendirian, sambil merasa guilty karena meninggalkan teman. Atau mungkin kamu adalah traveler yang tidak punya PreCheck, tapi tahu betul temanmu sudah berdaftar, dan masih saja membuatnya merasa bersalah untuk menemanimu—itu sih hukuman untuk perencanaan yang lebih baik.

Situasi yang bikin sabar ini juga sering kami rasakan di Traveler. Haruskah kamu meninggalkan teman perjalananmu jika mereka tidak punya TSA PreCheck? Apakah kamu lebih memilih menggunakan fasilitas yang sudah dibayar—atau tetap setia tidak meninggalkan teman? Mungkinkah, kita beranikan, menggunakan ketiadaan PreCheck ini sebagai keuntungan? Di bawah ini, editor fitur senior Rebecca Misner, direktur digital global Arati Menon, editor senior destinasi Shannon McMahon, dan editor visual senior Pallavi Mohan Kumar, memberikan pendapat mereka tentang semua yang bisa terjadi di titik perlintasan keamanan ini.

Artikel ini telah diperbarui dengan informasi baru sejak pertama kali diterbitkan.

Jangan Really Lupakan Temanmu!

“Sangat ya. Kecuali jika temanmu butuh bantuan atau sedang bepergian dengan anak kecil (jika orang ini juga pasanganmu, sungguh tidak keren untuk meninggalkan mereka dengan stroller, tas popok, dan anak-anak yang rewel). Jika tidak, silakan tinggalkan. Melewati keamanan seringkali stres, apalagi di bandara di mana kamu masih harus mengeluarkan laptop atau menyusun barang-barang ke dalam kotak. Sedikit waktu sendiri untuk kedua belah pihak di saat yang bisa jadi penuh stres—terutama di awal perjalanan yang bakal panjang ke depan—itu bukan ide yang buruk. Tindakan baik yang bisa dilakukan jika kamu telah lebih dulu lewat adalah mengantri kopi atau mencari makanan terbaik.” — Rebecca Misner, Direktur Fitur

Ingatlah Traveler yang Pernah Ada di Dirimu

“Banyak anggota keluarga saya yang tidak punya TSA PreCheck, jadi jawabannya mudah: saya tunggu mereka. Sekarang, saya harus memberitahu dua hal. Pertama, saya punya hati yang merasa guilty planet-size, jadi meninggalkan orang terkasih ke antrean biasa sementara saya bisa lewat dengan cepat akan menghantui saya sampai tujuan. Kedua, saya jelas ingat momen-momen (yang mirip dengan ini) di mana saya adalah orang dengan paspor yang kurang ‘kuat’ dalam hierarki perjalanan, dan banyak orang bersedia berdiri bersama saya di antrean imigrasi yang lebih panjang. Solidaritas seperti itu melekat pada diri kamu. Bagi saya, itu adalah harga kecil untuk membayar perjalanan bersama—dan menambah nilai sebagai anggota keluarga favorit atau sahabat terbaik.

Tapi, saya punya pertanyaan lebih besar, mungkin untuk diskusi lain: apa yang terjadi ketika semua orang mendapatkan TSA PreCheck dan keseimbangan berpindah ke arah yang lain? Jika semua orang mendapatkan jalur istimewa, siapa yang akan menunggu dengan siapa? Apakah akan ada hierarki baru?” — Arati Menon, Direktur Digital Global

…dan Traveler yang Kini Ada Dalam Dirimu

“Saya biasanya tidak keberatan terpisah dari suami atau teman perjalanan saat bepergian—tidak apa-apa memiliki waktu sendiri dan bertemu lagi nanti. Tapi baru-baru ini saya melahirkan anak kembar dan menjadi seorang ibu untuk pertama kali, jadi situasi ini benar-benar mengubah segalanya. Hari-hari saya bilang ‘see you on the other side’ sudah berakhir. Dengan satu bayi pun, kami pastinya akan setuju bahwa meninggalkan satu sama lain jadi alasan perceraian; jadi dengan dua, seharusnya kamu tetap di samping saya dan lepas sepatu. Namun jika kita entah bagaimana sendirian dan TSA PreCheck-nya suami sudah kedaluwarsa sementara saya masih punya? Sampai jumpa di sisi sana dengan kopi, seperti yang Becca bilang.” — Shannon McMahon, Editor Senior, Destinasi

Bagikan
Di tulis oleh
Satria Wijaya

Travel writer yang gemar mengeksplorasi destinasi alam dan hidden gems di Indonesia.

Artikel Terkait
Temukan Surga di Mexico City: Airbnb Luas Penuh Cahaya di Persimpangan Condesa dan Roma!
Destinasi

Temukan Surga di Mexico City: Airbnb Luas Penuh Cahaya di Persimpangan Condesa dan Roma!

Saat ini, hampir semua kreatif di New York pasti mempertimbangkan untuk pindah...

Butuh Suami Korea Gay? Mulailah Petualanganmu di Jongno, Kata Penduduk Seoul Ini!
Destinasi

Butuh Suami Korea Gay? Mulailah Petualanganmu di Jongno, Kata Penduduk Seoul Ini!

Pada malam yang penuh kejutan di tahun 2012, seseorang melangkah masuk ke...

Paket Hotel Mewah untuk Fans Sepak Bola Menuju Pertandingan Piala Dunia di New Jersey!
Destinasi

Paket Hotel Mewah untuk Fans Sepak Bola Menuju Pertandingan Piala Dunia di New Jersey!

Siap-siap, para penggemar sepakbola! The Mark, salah satu hotel paling ikonik di...

12 Museum Terunik yang Hanya Ada di LA!
Destinasi

12 Museum Terunik yang Hanya Ada di LA!

1301 Avenida Cesar Chavez, Monterey Park, CA Pernah dengar tentang Vincent Price?...