Naik pesawat dengan anak-anak atau bayi bisa jadi tantangan yang bikin stres, tapi ada beberapa cara untuk membuatnya lebih mudah. Salah satu kuncinya adalah memilih waktu penerbangan yang tepat. Penelitian menunjukkan bahwa ada waktu-waktu optimal yang berbeda berdasarkan usia anak, apakah mereka masih bayi atau sudah remaja. “Banyak orang tua beranggapan bahwa penerbangan malam selalu jadi opsi terbaik; padahal itu belum tentu berlaku untuk setiap kelompok usia,” jelas Omar El-Gohary, CEO dan apoteker superintendent di IQ Doctor. Selain itu, tidak sedikit orang tua yang mengabaikan kemungkinan terjadinya jet lag, seperti yang diamati oleh Julissa Baez, dokter anak dan profesor klinis di New York University. “Miskonsepsi yang paling umum… adalah bahwa bayi dan anak-anak kecil tidak mengalami jet lag,” katanya. Meski anak dari berbagai usia dipengaruhi oleh kelelahan perjalanan dengan cara yang berbeda, arah penerbangan juga berpengaruh besar. Perjalanan ke timur, seperti dari UAE ke Australia, umumnya lebih berat untuk anak dibandingkan perjalanan ke barat, seperti ke Eropa atau AS. Untuk membantu merencanakan perjalanan musim panas Anda, berikut ini adalah panduan waktu penerbangan terbaik berdasarkan kategori usia anak.
0-2 tahun: Pagi hari
Meskipun banyak orang percaya bahwa penerbangan malam adalah yang terbaik untuk bayi, Baez merekomendasikan waktu antara pukul 6 hingga 9 pagi, saat bayi biasanya sedang tidur. Pertimbangannya adalah untuk menghindari gangguan pada rutinitas tidur yang sangat penting. Sesuai pandangan El-Gohary, ini juga mengurangi “tekanan bagi bayi untuk tidur sesuai dengan jadwal.” Mengingat bayi memiliki jadwal tidur siang yang tidak terduga, terbang malam bisa jadi berisiko. “Bayi yang menolak tidur di penerbangan malam bisa membuat orang tua menghadapi lebih dari sepuluh jam overstimulasi, tangisan, dan kelelahan dalam ruang terbatas,” ungkap El-Gohary. Jadi, berangkat pagi sangatlah ideal, terutama jika Anda “menjaga tidur siang tetap fleksibel di hari perjalanan.”
Tips untuk terbang dengan bayi 0-2 tahun:
- Hindari datang ke bandara terlalu awal
- Berikan makan saat lepas landas dan mendarat untuk membantu dengan tekanan telinga
- Bawa satu mainan baru yang sepenuhnya untuk mengalihkan perhatian di tengah penerbangan
- Jangan paksa anak tidur sesuai waktu tujuan segera setelah tiba
2-4 tahun: Siang hingga sore hari
Anak balita dikenal sulit diajak bepergian karena emosi mereka yang besar dan energi yang melimpah. Jadi, penerbangan siang atau sore hari adalah yang terbaik—setelah mereka kehabisan energi berlari-lari di bandara. “Mereka akan lebih istirahat, sehingga bisa mencegah tantrum akibat kelelahan berlebihan,” ujar Baez. Lewat pilihan ini, Anda juga membantu diri sendiri dengan menghindari kebangkitan pagi yang terlalu awal, karena “gangguan pada rutinitas tidur bisa memicu gangguan emosi seharian,” tambah El-Gohary. Untuk lebih mengurangi risiko ini, Baez menganjurkan orang tua untuk membawa barang-barang familiar seperti piyama, mainan, dan selimut selama perjalanan.
Dengan semua trik ini, perjalanan Anda dengan buah hati bakal lebih smooth! Mulailah merencanakan dan siapkan semua yang dibutuhkan agar liburan keluarga menjadi kenangan tak terlupakan. Happy traveling!
