Buat para pelancong yang ingin berpindah ke Asia Timur, pulau Taiwan jadi pilihan yang unik dengan berbagai pasar malam yang ramai, taman nasional yang hijau, dan garis pantai tropis yang menawan. Kini, berkat visa digital nomad yang baru diperpanjang, pekerja remote bisa tinggal di Taiwan hingga dua tahun penuh!
Di tahun 2025, Taiwan meluncurkan visa digital nomad selama enam bulan untuk karyawan remote dan pemilik bisnis perusahaan internasional. Lalu, di Januari 2026, negara pulau ini resmi memperpanjang masa program tersebut menjadi dua tahun.
Visa ini awalnya dikeluarkan selama enam bulan, dengan opsi untuk memperpanjang hingga tiga periode tambahan masing-masing setengah tahun. Hitung-hitungan sederhana: totalnya dua tahun yang bisa kamu gunakan menjelajahi pantai Taitung, pusat metropolitan Taipei yang dipenuhi lampu neon, jalur hijau di Taman Nasional Taroko, hingga es krim bermichelin di Taichung.
Siapa yang berhak dan bagaimana cara mendaftar?
Berbeda dengan program golden visa di negara lain yang sering kali memiliki syarat penghasilan atau investasi yang tinggi, visa digital nomad Taiwan menawarkan syarat minimum penghasilan yang jauh lebih rendah. Pelamar yang berusia antara 20 hingga 29 tahun harus memiliki pendapatan setidaknya $20,000 per tahun, sedangkan mereka yang berusia 30 tahun ke atas harus mempertahankan gaji tahunan minimal $40,000.
Selain syarat finansial ini, kamu juga perlu menunjukkan dokumen yang membuktikan bahwa saldo rata-rata di rekening bankmu adalah setidaknya $10,000 selama enam bulan terakhir. Jangan lupa juga ada syarat lain seperti bukti pekerjaan remote dan asuransi kesehatan internasional. Yang menarik, untuk membantu transisi ke kehidupan pulau, Taiwan menyediakan ruang kerja dan kantor komunitas khusus untuk digital nomad.
Formulir pendaftaran bisa kamu temukan secara online, tetapi perlu dicetak, ditandatangani, dan dikirimkan ke kedutaan Taiwan. Siapkan diri untuk waktu pemrosesan sekitar tujuh sampai 10 hari sebelum visa disetujui atau ditolak.
Ada opsi visa lain apa saja yang ditawarkan Taiwan?
Selain visa digital nomad baru ini, Taiwan juga punya program “Gold Card” yang merupakan paket lengkap dari izin kerja, visa tinggal, sertifikat pemukiman asing, dan izin masuk kembali dalam satu visa talenta selama tiga tahun. Biaya pendaftaran berada di kisaran $100 hingga $310, tergantung negara asal dan durasi visa, dengan syarat bahwa pelamar harus bekerja di industri seperti pendidikan atau bioteknologi, serta beberapa persyaratan spesifik lainnya.
Untuk pekerja remote yang berminat pada residensi permanen, “Gold Card” mungkin lebih tepat untuk dipilih. Pemegang kartu bisa mengajukan residensi permanen setelah tiga tahun, pasangan dan anak-anak bisa mengajukan tinggal sebagai tanggungan, sementara orang tua dan kakek-nenek dapat mengajukan visa kunjungan satu tahun.
Peningkatan visa digital nomad Taiwan ini hanya salah satu dari sekian banyak program yang membuat Asia jadi pusat bagi pekerja remote internasional. Di tahun 2024, Thailand juga memperpanjang visa digital nomad mereka dari 60 hari menjadi lima tahun yang menggiurkan. Setahun kemudian, Filipina mengenalkan visa digital nomad mereka sendiri dengan masa tinggal dua tahun—diikuti Sri Lanka yang memperkenalkan visa kerja remote satu tahun yang bisa diperbarui di awal tahun 2026.
Jadi, buat kamu yang mendambakan petualangan sambil bekerja, Taiwan siap memanjakanmu dengan segala kemudahan akses dan keindahan alam yang luar biasa. Selamat menciptakan momen tak terlupakan sembari memperluas jaringan profesionalmu di pulau yang memikat ini!
