Selama ini, masyarakat Jepang telah lama menikmati manfaat matcha, dan dalam beberapa tahun terakhir, superfood ini semakin populer di seluruh dunia. Ketenaran matcha yang terus melambung hingga membuat berita di Jepang. Produsen kini mengalami tantangan dalam memenuhi permintaan, dan konsumen pun mesti siap dengan harga yang lebih tinggi akibat pasokan yang semakin menipis. Saat mencari cup matcha berikutnya, pasti ada rasa penasaran tentang apa yang membedakan satu merek dengan yang lainnya. Tenang, berikut ini bisa dibaca informasi yang diperlukan tentang merek matcha Jepang terbaik!
Daerah Penghasil Matcha di Jepang
Kyoto (Uji)
Menuju ke barat Jepang, untuk menjelajahi daerah-daerah penghasil matcha, kita tidak bisa melewatkan Kyoto, khususnya Uji. Setelah teh masuk ke Jepang dari Cina melalui biksu Buddha, Eisai, pada akhir abad ke-12, Uji jadi tempat pertama di mana budidaya teh dimulai secara serius. Petani di sini pun mengembangkan teknik peneduhan pada daun tencha (daun teh yang diolah menjadi matcha), yang masih dipakai hingga sekarang. Dengan sejarah panjang ini, matcha dari Uji dianggap paling bergengsi, banyak merek terbaik saat ini berasal dari periode Edo dan sebelumnya.
Shizuoka
Berbicara tentang penghasil teh terbesar di Jepang, Shizuoka adalah jawaranya. Terkenal dengan sencha (daun teh segar yang diseduh), daerah ini memiliki iklim ideal untuk produksi teh dengan tanah vulkanik yang subur dan mudah mengalirkan air, serta kabut dari pegunungan ditambah sumber air yang bersih. Matcha dari daerah lembah di sekitar Gunung Fuji pun punya rasa yang lebih ringan dan sedikit lebih astringent dibandingkan matcha lainnya dalam daftar ini.
Fukuoka (Yame)
Wilayah Yame di Fukuoka terkenal dengan gyokuro (salah satu grade teh hijau tertinggi di Jepang). Produksinya memerlukan teknik peneduhan yang sama dengan matcha, yang meningkatkan kandungan klorofil dan rasa kaya dari teh tersebut. Para petani Yame sepertinya sangat berdedikasi dalam proses budidaya yang teliti ini sehingga menghasilkan matcha dengan rasa yang kaya dan lembut. Dalam beberapa tahun terakhir, matcha Yame pun semakin populer karena memiliki nuansa umami yang dalam dan manis yang sebanding.
Aichi (Nishio)
Meskipun Aichi mungkin bukan nama besar dalam produksi sencha, kawasan Nishio memiliki sejarah panjang dalam budidaya teh yang dimulai sejak akhir 1200-an. Ladang teh di sini hampir sepenuhnya diperuntukkan bagi daun tencha yang menjadi matcha. Dengan iklim serupa Uji yang memiliki musim panas panas dan musim dingin yang sejuk ditambah tanah dengan drainase baik, matcha Nishio dikenal dengan tubuh yang kaya, profil rasa yang seimbang, dan aroma yang kuat.
Yang Perlu Diketahui Saat Membeli Matcha
Ciri Rasa: Ringan vs Kaya
Saat mencari matcha untuk diminum, biasanya matcha akan dikelompokkan berdasarkan level usui (ringan) hingga koi (kaya). Penandaan ini menunjukkan profil rasa, warna, dan aroma. Usucha (matcha ringan) cenderung lebih astringent, berwarna hijau muda, dengan rasa dan aroma yang lebih lembut. Sedangkan koicha (matcha kaya) memiliki warna yang lebih cerah dan gelap, dengan rasa manis dan umami yang kental. Koicha biasanya dibuat menggunakan dua kali lipat jumlah daun dibandingkan usucha, sehingga harganya seringkali lebih mahal dan lebih sulit ditemukan.
Membeli Secara Langsung
Jadi, di mana sih sebaiknya mendapatkan matcha? Selain bisa membelinya di toko online beberapa merek terkenal dari daerah penghasil yang sudah disebutkan, pengunjung juga bisa langsung meluncur ke department store terdekat. Banyak perusahaan teh terkenal serta lokal punya cabang di depachika (lantai dasar department store), di mana pengunjung bisa menemukan matcha dan petugas toko yang paham betul menjelaskan seluk beluk matcha (dalam bahasa Jepang). Beberapa toko pun menyediakan pamflet berbahasa Inggris untuk membantu kamu dalam memilih.
Merek Matcha Jepang Terbaik
Di atas adalah sekilas tentang matcha dan cara membelinya. Sudah siap meracik matcha favorit? Selamat menjelajahi berbagai rasa unik dari matcha yang menggugah selera!

