Festival Penerbangan Dunia 2026 Memperkenalkan Kolaborasi Bandara dan Maskapai
Festival Penerbangan Dunia (World Aviation Festival/WAF) bakal menghadirkan sesi khusus tentang Kolaborasi Bandara dan Maskapai pada acara 2026 yang digelar antara 13-15 Oktober di Lisbon. Acara ini diharapkan menjadi ajang untuk menggali bagaimana bandara dan maskapai bisa membangun ketahanan operasional bersama serta menciptakan pengalaman perjalanan yang mulus bagi para penumpang.
Program ini juga akan melibatkan perspektif dari manajemen perbatasan, pengelola darat, dan penyedia teknologi. Daniel Boyle, Manajer Umum Transportasi di Terrapinn selaku penyelenggara WAF, menjelaskan bahwa maskapai dan bandara menghadapi banyak tantangan yang serupa, namun sering kali berusaha menyelesaikannya secara terpisah. Kerja sama yang bermakna antara kedua pihak terasa sangat penting saat ini.
“Makanya, kami menciptakan forum yang jujur agar para pemimpin bisa melewati pembicaraan umum, menghadapi sistem lama yang masih mengikat, dan mencari cara praktis untuk maju bersama. Ini bukan sekadar kolaborasi demi kolaborasi; ini tentang meningkatkan operasi, hasil komersial yang lebih baik, dan pada akhirnya, pengalaman penumpang yang lebih memuaskan,” tambah Daniel.
Salah satu panel di festival ini akan membahas infrastruktur identitas digital, termasuk peran standar seperti IATA One ID dan Sertifikat Perjalanan Digital ICAO. Diskusi ini juga akan mempertanyakan kemungkinan penumpang bisa melakukan perjalanan dari awal hingga akhir tanpa paspor tradisional pada tahun 2030. Beberapa pembicara seperti Maurice Jenkins dari Bandara Internasional Miami dan Amin Lalani dari Delta Air Lines akan hadir dalam diskusi ini.
Sesi lainnya akan mengeksplorasi bagaimana bandara, maskapai, dan pengelola darat bisa melampaui respons paralel dan membangun ketahanan operasional bersama. Para peserta dapat mendengarkan dari Istvan Szabo dari Bandara Berlin Brandenburg, Ryan Abram dari dnata, Adam Schipper dari Ericsson, Chamith Seneviratne dari Air Canada, dan Marc-Philippe Lumpé dari Air Transat.
Girish Nair, COO di Bandara Internasional Bangalore, akan berpartisipasi dalam chat santai untuk membahas bagaimana bandara dan maskapai dapat lebih menyelaraskan operasi dan hasil komersial mereka.
WAF adalah acara teknologi penerbangan terbesar di dunia, mengumpulkan lebih dari 4.500 peserta dan 600 pembicara selama tiga hari. Ini menjadi platform yang sangat menarik bagi industri penerbangan untuk saling berbagi pengetahuan dan inovasi.
Bagi yang mencari informasi lebih lanjut tentang Festival Penerbangan Dunia 2026, bisa cek di situs resminya. Acara ini bisa jadi sarana luar biasa untuk memahami perkembangan terkini dalam kolaborasi antara bandara dan maskapai yang pastinya akan pimpinan menghadirkan banyak keuntungan.

