Choice Hotels International, Inc., salah satu franchisor penginapan terkemuka di dunia, baru saja mengumumkan kehadiran Ali Keshavarz sebagai anggota baru di Dewan Direksinya. Ali Keshavarz adalah Presiden dan Chief Data & Analytics Officer di CVS Health, dan penunjukannya diharapkan bisa memberi angin segar bagi strategi pertumbuhan jangka panjang Choice Hotels.
Stewart Bainum Jr., ketua Dewan Direksi Choice Hotels, menyatakan, “Ali adalah pemimpin yang sangat berpengalaman dan keahliannya dalam bidang kecerdasan buatan akan semakin memperkuat Dewan kami. Kami ingin terus menciptakan nilai bagi pemilik waralaba, tamu, serta pemegang saham kami.” Pernyataan ini menunjukkan keyakinan Choice Hotels dalam memperkuat tim kepemimpinan mereka dengan kehadiran seorang ahli AI.
Dominic Dragisich, CEO sementara Choice Hotels, juga menambahkan, “Ali punya rekam jejak yang terbukti dalam memimpin transformasi data, analitik, dan AI di tingkat yang besar. Kami sangat menantikan pandangan uniknya yang akan membantu kami mendorong pertumbuhan, memperbaiki ekonomi unit untuk pemilik hotel kami, dan memanfaatkan kekuatan AI di seluruh bisnis.” Memanfaatkan AI sepertinya akan menjadi fokus utama mereka ke depannya.
Keshavarz memiliki pengalaman yang luas di bidang data dan analitik. Di CVS Health, ia memimpin strategi perusahaan dalam hal data dan analitik sekaligus menjadi pemimpin kunci dalam strategi AI di seluruh bisnis. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Chief Analytics Officer di Aetna dan CVS Caremark, di mana ia berkontribusi besar dalam membangun kemampuan data dan analitik enterprise dengan skala yang signifikan. Tak hanya itu, sebelum bergabung dengan CVS Health, Keshavarz juga menghabiskan lebih dari sepuluh tahun di McKinsey, memberi nasihat kepada klien mengenai transformasi berbasis data dan menjadi salah satu pendiri praktik analitik kesehatan perusahaan. Dengan gelar M.B.A. dari Columbia Business School dan B.A. dalam matematik serta ekonomi dari Northwestern University, latar belakang pendidikan Keshavarz juga enggak kalah mengesankan.
Bersamaan dengan peningkatan digitalisasi dalam industri perhotelan, kehadiran Keshavarz di Dewan Direksi Choice Hotels jelas merupakan langkah strategis. Di tengah persaingan yang ketat, pemanfaatan teknologi seperti AI dapat membantu meningkatkan pengalaman tamu, efisiensi operasional, dan tentunya, kepuasan pemilik waralaba. Jadi, kita bisa berharap banyak inovasi menarik dari Choice Hotels dalam waktu dekat.
Dengan strategi dan visi baru di tim manajemennya, Choice Hotels juga bisa menjadi daya tarik baru bagi para traveler di Indonesia. Mengingat tren perjalanan yang semakin mengedepankan kenyamanan dan teknologi, langkah perusahaan ini bisa menjadi contoh lainnya untuk industri perhotelan lokal agar ikut beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Jadi, sambil menunggu apa saja gebrakan yang bakal dilakukan oleh Choice Hotels setelah kehadiran Keshavarz, mari kita sama-sama eksplorasi pilihan hotel yang ada. Siapa tahu, pengalaman menginap kita selanjutnya akan jadi lebih seru dan efisien berkat inovasi-inovasi yang mereka bawa!

