Saudi Arabia telah meluncurkan program Premium Residency yang memberikan kebebasan baru bagi para investor dan pengusaha. Dalam dunia investasi, tidak semua program residensi menawarkan kebebasan dan keuntungan yang diharapkan. Residency permit tradisional sering kali hanya berlaku untuk 1-2 tahun dan tidak memberikan kebebasan bergerak secara global. Selain itu, proses birokrasi yang rumit dan waktu pemrosesan yang panjang membuat banyak orang beralih ke jalur imigrasi alternatif yang lebih fleksibel.
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak negara menerapkan kebijakan imigrasi yang lebih ketat, membuat proses mendapatkan izin tinggal menjadi lebih sulit. Banyak investor dan pengusaha kini terpaksa menghadapi kuota, verifikasi sumber dana yang ketat, dan bahkan pembatasan berdasarkan kewarganegaraan. Oleh karena itu, program Premium Residency di Arab Saudi muncul sebagai solusi menarik bagi investor dan profesional internasional yang ingin berinvestasi di negeri ini.
Premium Residency: lebih dari sekedar izin tinggal
Program ini adalah bagian dari strategi “Vision 2030” yang bertujuan untuk mendiversifikasi ekonomi Arab Saudi dan mengurangi ketergantungan pada pendapatan minyak. Pemerintah melihat investor asing dan para profesional sebagai kontributor utama perkembangan ekonomi. Maka dari itu, mereka memberikan opsi residensi jangka panjang dan permanen serta melonggarkan batasan kepemilikan properti asing.
Pemegang Premium Residency tak perlu terikat pada sponsor lokal, memberikan mereka kebebasan untuk bekerja, berbisnis, dan membeli properti tanpa banyak batasan. Program ini menawarkan kebebasan beraktivitas internasional tanpa batasan waktu, jadi tidak ada lagi aturan ketat tentang berapa lama seseorang bisa berada di luar Arab Saudi.
Manfaat dari status Premium Residency
Pemegang status ini mendapatkan berbagai hak dan kesempatan yang tidak tersedia bagi warga asing lainnya, seperti:
- Hak untuk tinggal di Arab Saudi bersama anggota keluarga termasuk orang tua, pasangan, dan anak-anak hingga usia 25 tahun.
- Otorisasi kerja di sektor swasta untuk pemegang dan keluarga, serta kebebasan untuk berpindah pekerjaan kapan saja.
- Masuk dan keluar tanpa perlu izin atau visa sebelumnya, serta penggunaan jalur imigrasi khusus untuk warga Saudi dan GCC.
- Peluang untuk mendirikan dan menjalankan bisnis dengan 100% kepemilikan asing.
- Hak untuk membeli properti, termasuk properti residensial, komersial, dan industri, kecuali di dekat kota suci Makkah dan Madinah.
- Opsi untuk mendapatkan hak sewa selama 99 tahun untuk properti di Makkah dan Madinah yang dapat dialihkan ke pihak lain.
Dengan strategi ini, banyak orang melihat Arab Saudi sebagai tempat yang menarik untuk investasi dan ekspansi bisnis.
Mengapa 2026 jadi titik balik
Sejak peluncurannya, program ini menarik minat yang relatif terbatas dengan hanya 73 orang yang mendapatkan izin tinggal pada tahun 2019. Namun, seiring kebangkitan kembali program ini di awal 2024 dengan penambahan lima kategori baru, minat meningkat tajam. Di tahun yang sama, jumlah izin tinggal yang dikeluarkan mencapai rekor 8,074.
Kebangkitan ini menunjukkan bagaimana Saudi berupaya meniru model keberhasilan Uni Emirat Arab dalam mendiversifikasi ekonomi mereka. Stabilitas ekonomi dan peluang investasi yang didukung oleh kebijakan yang mendukung menjadikan Arab Saudi semakin menarik bagi investor internasional.
Siapa yang memilih Premium Residency saat ini?
Sebelum tahun 2025, fokus utama peminat program ini adalah para profesional terampil dan individu berbakat seperti atlet dan seniman. Namun, kini investor dan pengusaha hadir dengan minat yang tinggi, terutama melihat stabilitas ekonomi yang ditawarkan oleh Arab Saudi. Negara ini kini termasuk dalam sepuluh besar ekonomi paling stabil di dunia dan memfasilitasi berbagai sektor untuk investasi, termasuk infrastruktur dan teknologi.
Banyak pengusaha memilih Arab Saudi sebagai basis untuk menjangkau pasar Timur Tengah dan MENA. Kini, non-residen pun dapat dengan mudah mendirikan perusahaan dan melakukan bisnis, memanfaatkan kredibilitas sebagai entitas terdaftar di Saudi.
Cara mendapatkan Premium Residency di Arab Saudi
Arab Saudi menawarkan delapan jalur untuk memperoleh status Premium Residency, masing-masing disesuaikan dengan kategori pelamar yang berbeda:
- Investor – Residensi Tak Terbatas: memerlukan investasi non-rembursable sebesar SAR 800.000.
- Investor – Residensi 1 Tahun: kontribusi SAR 100.000 dengan pembaruan tahunan.
- Profesional Terampil – Residensi 5 Tahun: pelamar harus menunjukkan pengalaman kerja dan pendidikan yang relevan.
- Talenta – Residensi 5 Tahun: untuk atlet dan seniman berprestasi dengan rekomendasi resmi.
- Investor Bisnis – Residensi Tak Terbatas: membangun perusahaan dan menciptakan setidaknya 10 pekerjaan.
- Pengusaha – Residensi 5 Tahun: menciptakan usaha dengan investasi minimal SAR 400.000.
- Pengusaha – Residensi Tak Terbatas: perlu mengamankan dana minimal SAR 15 juta.
- Pemilik Properti – Residensi Selama Kepemilikan: berlaku untuk properti residensial senilai SAR 4 juta atau lebih.
Prospek masa depan untuk investor di Arab Saudi
Arab Saudi tengah melakukan reformasi besar dalam regulasi, menciptakan peluang baru untuk investor dan profesional terampil. Mulai tahun 2026, orang asing diizinkan membeli properti residensial dan komersial di Riyadh dan Jeddah, menggeser kebijakan ketat yang ada sebelumnya. Harga properti di Riyadh pun mulai melonjak tajam, menunjukkan betapa besarnya potensi pasar ini.
Lebih jauh lagi, ada kemungkinan Arab Saudi akan menjadi negara pertama di kawasan Teluk yang memperkenalkan jalur investasi menuju kewarganegaraan. Meskipun program semacam itu belum ada, tinggal di Arab Saudi selama 10 tahun dapat memberikan peluang untuk mengajukan kewarganegaraan melalui proses naturalisasi.
Dengan dukungan legal yang tepat dari firma seperti iWorld, proses pengajuan Premium Residency bisa dilakukan dengan lebih efisien, mulai dari persiapan dokumen hingga komunikasi dengan pihak berwenang. iWorld membantu klien mencapai tujuan investasi dan diversifikasi aset mereka.

