On Location mengungkap berbagai sisi dari film, acara televisi, dan banyak lagi yang kalian cintai.
Setelah lima musim penuh tawa dan air mata, Hacks akhirnya mencapai akhir yang pahit manis. Serial komedi-drama ini mengisahkan kehidupan komedian legendaris Las Vegas, Deborah Vance (Jean Smart), yang membentuk persahabatan tak terduga dengan penulis komedi muda, Ava Daniels (Hannah Einbinder). Saat Ava datang dari Los Angeles ke Vegas di musim pertama, dia adalah penghuni yang enggan karena terkesan dengan kemewahan yang mencolok. Namun, di akhir serial, yang membawa para protagonis keliling negara dan lebih jauh lagi, Ava mulai menerima tempat dan kelakuan Deborah.
Musim terakhir ini dibuka dengan Deborah dan Ava kembali ke Amerika Serikat setelah serangkaian pertunjukan yang gagal di Singapura, di mana Deborah menghabiskan banyak waktu untuk minum dan terjatuh di atas panggung. TMZ melaporkan tentang kematian Deborah, tetapi semua orang lega karena dia—kejutan—masih hidup dan baik-baik saja! Dalam upaya untuk mengalihkan energinya setelah kampanye hitam musim lalu yang merusak karirnya, dia memulai musim kelima dengan ambisi mencapai status EGOT. Setelah merekam satu studio Tejano, dia mulai mengubah nada.
Tapi, pencapaian yang lebih tinggi—bermain di Madison Square Garden—adalah mimpinya yang ingin diwujudkan. Ini berarti dia dan tim bakatnya—Jimmy (Paul W. Downs), Kayla (Meg Stalter), dan Randi (Robby Hoffman)—siap untuk melakukan perjalanan ke Big Apple. Saat kita mengucapkan selamat tinggal kepada duo toksik favorit kita, tur nostalgia membawa para pemeran kembali ke tempat-tempat hangout mereka di Las Vegas dan Los Angeles, serta ke berbagai lokasi di seluruh negeri. Berikut beberapa tempat yang dikunjungi Hacks selama musim kelima dan terakhirnya:
Di Mana di Las Vegas Hacks Musim 5 Direkam?
Walaupun Hacks sangat identik dengan Las Vegas, ternyata tidak banyak pengambilan gambar musim ini yang dilakukan di sana; sebagian besar syuting berlangsung di sekitar Los Angeles. Namun, ada beberapa adegan yang benar-benar Vegas. Di episode ketiga, Marty (Christopher McDonald) diadakan pernikahan (dengan rok kilt!) dengan wanita yang sangat sesuai usianya di ikon Caesars Palace. Pilar-pilar romawi, pepohonan palem, dan dekorasi bunga yang melimpah menghiasi lokasi tersebut. “Jadi mereka menutup kolam malam sebelumnya,” kata Tokarz, “Dan ada banyak kabana serta kursi santai yang dibersihkan untuk kami. Lalu kami menghabiskan malam untuk memasang kursi dan bunga.” Sepanjang musim, Hacks telah bekerja sama dengan tim Caesars, memanfaatkan beberapa properti mereka, jadi mereka sangat senang bisa membantu mewujudkan visi pernikahan tersebut.
Keseluruhan perjalanan musim ini menunjukkan perkembangan karakter Ava dan Deborah yang sudah bukan hal baru, tetapi sangat menyegarkan. Kedua karakter ini mengalihkan pandangan dari glamor semu, ke realita dan persahabatan yang tulus. Dengan bumbu komedi yang tetap tajam, Hacks terus menghadirkan pelajaran hidup tentang apa artinya sebenar-benar menjadi diri sendiri, meskipun dinaungi oleh citra yang gemerlap.
Tradisi dan nostalgia tetap sangat terasa ketika Ava belajar untuk menerima peningkatan hidupnya. Dari perjalanan ke tempat-tempat yang mereka kenal, hingga momen-momen yang sangat berarti, Hacks tidak hanya menyajikan cerita yang menghibur, tetapi juga merefleksikan bagaimana perjalanan dapat mengubah seseorang.
Dengan final yang mengharukan dan banyak momen yang menarik, Hacks mengajak penonton untuk merayakan bukan hanya keberhasilan, tetapi juga perjuangan yang mengikutinya. Musim kelima ini tidak sekadar mengakhiri cerita, tetapi memberi penegasan bahwa semua hal dalam hidup, baik buruk, memegang peranan penting dalam perjalanan setiap individu.
Di akhir setiap episode, penonton diajak untuk merasakan campuran emosi antara tawa dan haru, memberi kesempatan pada kita untuk mengingat bagaimana persahabatan bisa menjadi cahaya dalam kegelapan. Dengan segenap pengalaman yang telah dilalui, Deborah dan Ava menunjukkan bahwa hidup selalu menawarkan pilihan, dan setiap pilihan yang diambil bisa membawa kita ke petualangan yang tak terduga.
Jadi, sambutlah akhir dari Hacks ini dengan antusias, karena meskipun kita akan merindukan keduanya, legacy dari cerita mereka akan terus hidup dalam hati kita. Dari Las Vegas yang bercahaya hingga mimpi di Madison Square Garden, perjalanan ini adalah gambaran indah bahwa impian bisa menjadi kenyataan, selama kita bersedia untuk berjuang. Sampai jumpa, dunia komedi!
