Retreat Artistik di Dataran Okavango: Pengalaman Safari yang Berbeda dan Kreatif
Okavango Horse Safaris siap mempersembahkan sesuatu yang fresh untuk para pencinta alam dan seni. Mulai tahun 2027, mereka akan meluncurkan serangkaian retreat artistik, memberikan cara berbeda untuk menikmati keindahan Dataran Okavango, jauh dari format safari tradisional.
Berada di dalam sebuah konsesi privat yang luas di bagian barat Dataran Okavango, retreat ini dirancang untuk mengundang lebih banyak orang untuk merasakan pengalaman safari. Seniman, desainer, dan traveler yang memiliki rasa ingin tahu tinggi dipersilakan terlibat dengan Dataran Okavango, bukan hanya melalui pengamatan satwa liar, tetapi juga melalui proses interpretasi dan penciptaan seni.
Acara ini akan dimulai dengan dua retreat berdurasi lima malam, masing-masing dipimpin oleh seniman dengan pendekatan unik.
Yang pertama, dikembangkan bekerja sama dengan Art of Africa, akan dipimpin oleh seniman asal Afrika Selatan, Joni-Leigh Doran. Retreat ini berfokus pada lukisan plein air, di mana para peserta akan bekerja langsung di lanskap. Mereka akan menghabiskan waktu di luar ruangan untuk menggambar dan melukis, merespons cahaya yang terus berubah, satwa liar, dan lingkungan sekitar. Koneksi Doran dengan berkuda dan belantara menciptakan ritme yang alami, di mana waktu yang dihabiskan untuk memperhatikan dan memahami lanskap menjadi inti dari pengalaman.
Retreat kedua, bernama Kujwana Art and Design Retreat, akan dipimpin oleh desainer tekstil asal Inggris, Freya Roze, pada bulan April 2027. Pendekatan Freya lebih berfokus pada desain, terinspirasi dari residensi-residensi sebelumnya di lokasi seperti Kenya dan Islandia. Ia mengajak para peserta untuk menerjemahkan apa yang mereka lihat menjadi warna, tekstur, dan pola, bukan sekadar representasi. Retreat ini menawarkan suasana santai dan sosial, menggabungkan sesi kreatif dengan waktu di air, di belantara, dan di sekitar tenda.
Kedua retreat ini adalah bagian dari pengalaman Okavango Horse Safaris yang lebih luas. Dengan beroperasi di dalam konsesi privat, para tamu bisa menjelajahi Dataran Okavango dengan berbagai cara selama menginap. Ini bisa mencakup perjalanan menggunakan kano mokoro melalui aliran air, berjalan di belantara dengan pemandu, perjalanan malam, serta bagi yang hobi berkuda, disediakan waktu untuk menunggang kuda melintasi padang genangan. Format ini cocok untuk penunggang kuda dan yang tidak menunggang kuda untuk berwisata bersama-sama.
Yang bikin retreat ini beda adalah lokasi pengadaannya. Meskipun retreat seni dan desain sudah umum di tempat lain, sulit menemukan yang beroperasi di lingkungan safari yang aktif, apalagi di Dataran Okavango itu sendiri. Di sini, lanskapnya selalu berubah, dipengaruhi oleh air, satwa liar, dan cahaya, menciptakan suasana yang mendukung kreativitas.
Bagi Okavango Horse Safaris, ini adalah evolusi yang alami. Konsep ini berkembang dari filosofi yang sama yang menjadi dasar safari mereka, yaitu bergerak di Dataran Okavango dengan tempo sendiri dan mencari cara untuk dekat dengan lingkungan.
Retreat ini terbuka bagi semua orang, baik penunggang kuda maupun bukan. Siapkan dirimu untuk pengalaman yang unik dan baru ini di Dataran Okavango!

