Mos Burger, salah satu rantai hamburguer favorit di Jepang, bukan hanya dikenal sebagai pencipta rice burger, tapi juga sebagai pelopor teriyaki burger pertama di negeri sakura. Sejak pertama kali teriyaki burger muncul di menu pada bulan Mei 1973, variasi dari burger ini sudah mengalami banyak perubahan. Bahkan, burger teriyaki yang ada sekarang jelas berbeda dari yang dijual setengah abad lalu!
Bertepatan dengan perubahan waktu, Mos Burger meluncurkan resep baru untuk teriyaki burger mulai 18 Maret yang lalu. Ini adalah generasi ketujuh dari teriyaki burger mereka, dan perubahan ini adalah yang pertama kali dalam empat tahun terakhir. Rasa baru ini bikin rasa penasaran sekaligus sedikit khawatir bagi para penggemar setianya. Di satu sisi, kualitas Mos Burger sudah terbukti, tapi di sisi lain, teriyaki burger yang lama sudah menjadi favorit banyak orang. Apakah perubahan ini akan membuat rasa burger yang klasik jadi hilang? Nah, Mos Burger menjelaskan bahwa mereka telah “memperbarui rasa” saus teriyaki mereka “untuk disesuaikan dengan zaman sekarang.” Menurut mereka, saus teriyaki baru ini punya “manis lembut dengan rasa umami yang kaya, diakhiri dengan sensasi segar.”
Pada kesempatan kali ini, reporter P.K. Sanjun ditunjuk untuk melakukan pengecekan rasa. Karena tidak ada tumpang tindih antara keberadaan burger lama dan yang baru, P.K. datang ke Mos Burger pada 17 Maret untuk menikmati burger teriyaki versi lama satu malam terakhir. Keesokan harinya, dia kembali lagi untuk mencoba versi terbarunya.
Secara penampilan, Mos teriyaki burger baru ini tampil dengan format yang hampir sama: roti empuk, selada renyah ditambah mayonnaise yang dicampur dengan saus teriyaki, dan pastinya patty yang diselipkan dalam saus teriyaki yang melimpah. Harganya pun sedikit lebih mahal, yaitu 470 yen, yang berarti kenaikan 10 yen dari versi sebelumnya.
P.K. yang sudah mengingat rasa burger teriyaki lama mencoba menggigit burger baru ini, dan…. rasanya enak banget! Meski begitu, P.K. merasa tidak banyak perbedaan rasa yang signifikan. Dia merasakan sedikit tambahan manis dalam saus, tetapi tidak terlalu mengubah keseimbangan rasa keseluruhan. Hal ini kemungkinan besar hanya dirasakan karena P.K. memang sedang mencari perbedaan setelah mendengar bahwa “manis lembut” itu adalah perubahan besar dari resep saus teriyaki yang lama.
Namun, meski manis lembut adalah perbedaan utama, bukan berarti ada perubahan yang besar. P.K. berpikir bahwa banyak orang mungkin tidak akan merasakan ada yang berubah, kecuali mereka tahu bahwa Mos sudah mengubah saus teriyaki mereka. Tapi ini bukan kritik, karena burger teriyaki sebelumnya sudah sangat nikmat. Susah membayangkan jika mereka terlalu jauh dari resep asli tanpa menghasilkan rasa yang lebih buruk. P.K. pun tidak merasa kesal dengan perubahan halus yang dilakukan Mos Burger pada sausnya. Gaya perubahan bertahap seperti ini mungkin tidak terlalu dramatis, tapi inilah yang membuat Mos Burger menjadi pilihan burger yang selalu memuaskan bagi konsumen di Jepang. Dengan kesimpulan akhir, “Yep, rasanya mirip dengan yang lama: enak,” toh itulah yang terpenting.
Dari situ, perjalanan kuliner kita berlanjut bersama inovasi yang tidak henti-hentinya dari Mos Burger, dengan harapan akan lebih banyak kejutan di masa yang akan datang!

