Zombra
Neighborhood: El Poblado
Rentang Harga: $$ – $$$
Must-order: Ikan segar disajikan dengan paprika manis dan dihias daun ganja
Zombra, yang dikelola oleh Chef Pablo Naranjo, menawarkan pengalaman bersantap kelas atas tanpa kesan berlebihan. Di sini, fokus utama adalah pada menu ramah lingkungan yang sangat personal. Setelah bertahun-tahun mengasah kemampuannya di Prancis dan India, Naranjo tak bisa menahan diri untuk menyelipkan cita rasa akrab ke dalam hidangan seperti palak paneer dengan ikan putih dan feijoa, atau paha ayam dengan mustard dan chorizo. Filosofi ramah lingkungan juga terlihat di program bar-nya, di mana minuman seperti likur kopi dan limoncello dibuat sendiri dari bahan-bahan yang biasanya akan dibuang. Dengan ruang makan yang diterangi cahaya dan area teras yang teduh, selalu ada tempat untuk datang, tetapi popularitas Zombra terus meningkat seiring mendekatinya tahun kedua mereka. Jadi, lebih baik untuk membuat reservasi ya!
Plaza Minorista José María Villa
Neighborhood: El Centro
Rentang Harga: $
Must-order: Buah-buahan asli yang kurang dikenal seperti borojó, corozo, dan chontaduro
Memilih beberapa stan favorit di pasar segar terbaik Medellín, Plaza Minorista, rasanya mustahil. Cara terbaik untuk menjelajahi “La Minorista” adalah bersama chef Melissa Ospina, yang telah membangun hubungan dengan para penjual di sini selama bertahun-tahun dan memberikan tur mendalam ke dalam keajaiban yang bisa ditemukan di pasar ini. Isi perut dengan beragam sampel saat menjelajah, atau berkunjung ke tempat makan untuk menikmati kuliner seperti arepas yang terbuat dari varietas jagung warisan, smoothie buah, atau hidangan sancocho de bagre, sup ikan lele khas Pantai Pasifik Kolombia, di La Esquina de la Ricura.
Gesto
Neighborhood: Rionegro
Rentang Harga: $$$
Must-order: Charcuterie babi San Pedreño; kacang polong segar dalam santan asap
Bagi chef Miguel Warren, yang lahir di Medellín, mencari bahan segar terbaik dari daerahnya bukanlah tujuan akhir. Ia ingin mengajak para tamu ke sumbernya langsung. Di Gesto, Warren menyambut tamu di restoran intim berkapasitas 20 kursi dengan dapur terbuka yang terletak di lahan pertaniannya sendiri, di mana ia menanam sebagian besar bahan untuk menu degustasi-nya. Dari daging babi warisan yang diawetkan di ruang bawah tanah hingga bunga zucchini lembut yang dipasangkan dengan ricotta buatan sendiri, setiap hidangan adalah hasil kerja kerasnya. Karena ini adalah pengalaman bersantap yang mendalam, reservasi sangat diperlukan, dan restoran ini hanya buka beberapa hari dalam seminggu, berjarak sekitar 45 menit dari kota.
Don Teo Trailer
Neighborhood: El Poblado
Rentang Harga: $-$$
Must-order: Sandwich ayam goreng dengan saus cabe Amazon dan slaw; kentang panggang asli
Di lereng bukit El Poblado yang berangin, Don Teo Trailer telah menjadi favorit lokal yang santai sejak dibuka sedikit lebih dari setahun lalu. Di sini, kamu bisa menikmati akhir pekan santai sambil menyantap tuna segar yang disajikan di atas kue cassava enyucado, sandwich katsu, dan segelas bir Costeñita yang dingin. Chef Mateo Rios, penerima penghargaan Best Chef, menyebut menu di Don Teo Trailer sebagai “fast good” ketimbang “fast food,” mencerminkan komitmennya terhadap bahan berkualitas tinggi dan sumber yang sadar lingkungan. Bayangkan kamu bisa menikmati gigitan mirip hot dog dalam brioche mentega yang terbuat dari udang Pasifik satu minggu, lalu berpindah ke lobster atau sosis buatan sendiri di minggu berikutnya.

