Pengalaman Seru di Monaco: Destinasi yang Wajib Dikunjungi
Monaco, dengan garis pantainya yang berbatu, mungkin tidak memiliki sejuta pantai pasir seperti tetangganya, tetapi pesonanya tak terbantahkan. Di sinilah banyak real estat didedikasikan untuk kolam renang, termasuk kolam renang air garam ukuran Olimpiade yang bisa kamu temukan di pelabuhan. Nikmati berjemur sambil merasakan angin laut di solarium tepi pantai, yang menjadi versi Riviera dari sauna terapung di Skandinavia, atau berangkatlah dalam safari setengah hari untuk mengamati paus di sekitar pantai serta melihat paus fin dan sperm yang migrasi.
Sementara Cannes dikenal dengan La Croisette dan pantai berbatu Nice yang dikelilingi oleh Promenade des Anglais, Monaco memiliki pantai yang tak kalah keren, yaitu Larvotto. Dengan sudut bulan sabitnya yang baru saja diperbarui oleh arsitek terkenal Renzo Piano, Larvotto kini dipenuhi dengan klub pantai dan restoran yang menghadap ke promenade yang dipenuhi pohon palem. Jika kamu menginginkan suasana yang lebih tenang dibandingkan Saint-Tropez tetapi tetap glamor, pastikan untuk berbaring di sunbed pola bunga (yang terinspirasi dari motif era 1960-an untuk Putri Grace) di klub pantai musiman bertema Gucci, La Rose des Vents. Dan jika kamu malas untuk meninggalkan pantai untuk makan siang (siapa yang bisa menyalahkan?), kamu bisa menikmati taco kaviar dan king crab langsung dari tempat tiduranmu.
Tepat di seberang teluk, La Vigie Zanoni milik chef Simone Zanoni menawarkan pengalaman bersantap ala Italia yang lebih intim. Dengan pemandangan luas kerajaan yang menakjubkan, restoran ini terasa sangat istimewa. Kalau kamu merencanakan hari di laut, kamu bisa merapat langsung ke dermaga pribadi restoran ini. Untuk suasana yang lebih meriah, kaki di Nikki Beach Monte Carlo, di mana kamu bisa menemukan kolam yang dikelilingi tempat duduk bergaya cabana dengan vibes pesta khas Riviera. Namun, untuk suasana yang lebih santai, mampir saja ke La Môme Riviera yang memiliki payung bergaris pink dan restoran Italia, yang terletak di tebing dekat Roquebrune-Cap-Martin. Saat kamu tiba di ponton pribadi menggunakan perahu (Star Boat Luxury menawarkan layanan shuttle dari Port Hercule), rasanya seperti menemukan pulau pribadi yang tersembunyi. Loulou Pirate, yang dulunya merupakan pondok nelayan, kini lebih terawat namun tetap mengusung vibe santai yang sama, mirip ketika tempat ini dipadati oleh bintang-bintang seperti Brigitte Bardot di tahun 1960-an dan 70-an.
Setelah seharian berpetualang, cobalah lewatin waktu di distrik mode baru Monaco, One Monte-Carlo, yang terletak dekat kasino. Di sini, kamu bisa berbelanja di butik desainer seperti Cartier dan Saint Laurent, atau bersantai sambil menyeruput segelas sampanye di bawah paviliun bergaya Art Nouveau di Le Jardin Belle Epoque, hasil kolaborasi dengan Perrier Jouët yang ada di luar Hôtel Hermitage Monte-Carlo. Jika kamu penasaran mencari barang-barang vintage atau barang mewah second-hand, jadi jangan lewatkan untuk mengeksplor dua butik Le Dressing di distrik La Condamine yang menghadap pelabuhan. Dan jika kebetulan kamu berada di sana pada hari Jumat, jangan ragu untuk naik kereta langsung selama 30 menit menuju Ventimiglia, yang dikenal dengan pasar terbuka mingguan terbesar di Italia, sebelum mampir untuk makan siang di Marco Polo 1960 yang siap memanjakan lidahmu.
Monaco bukan sekadar destinasi mewah, tetapi juga tempat di mana keindahan alam dan gaya hidup glamor berpadu sempurna. Jadi, sudah siap untuk menjelajahi keindahan yang ditawarkan oleh negara kecil yang megah ini?

