Jalan Berliku Virginia: Menyaksikan Pesta Musik Bluegrass dan Country yang Tak Terlupakan!
Beranda Destinasi Jalan Berliku Virginia: Menyaksikan Pesta Musik Bluegrass dan Country yang Tak Terlupakan!
Destinasi

Jalan Berliku Virginia: Menyaksikan Pesta Musik Bluegrass dan Country yang Tak Terlupakan!

Bagikan
Bagikan

Setelah itu, penulis melanjutkan perjalanan ke arah barat, mengulang kembali jalan Shooting Creek Road dengan terburu-buru untuk menghabiskan waktu di Appalachian Trail, yang sudah dia daki dari Georgia ke Maine enam tahun lalu. Salah satu fitur menarik dari Crooked Road adalah bagaimana kamu bisa menghabiskan hari di antara pemandangan paling indah di negara ini dan masih sempat menghadiri pertunjukan musik atau jam session di malam harinya.

Di kota Marion, Wayne C. Henderson School of Appalachian Arts, yang dinamai dari pembuat gitar legendaris yang terkenal membangun salah satu gitar milik Eric Clapton, menyelenggarakan jam session setiap malam Senin. Henderson, lahir di Grayson County pada tahun 1947, menjadi ikon di daerah tersebut sampai-sampai lukisannya menghiasi samping Skyline National Bank di Independence. Sekolah tua ini telah diubah menjadi pusat komunitas dan pusat seni. Di dalam mantan ruang kelas pertama, ada sekitar selusin orang duduk dalam lingkaran, bergiliran memilih lagu yang akan dimainkan bersama. Jim King, pemimpin de facto jam tersebut, menurunkan biolanya ke lututnya dan melirik ke arah penulis, menyambut orang asing dengan senyuman. Istrinya, Gert, duduk di sebelahnya sambil memeriksa tuning pada banjonya. Di belakangnya, ada seorang pemain bass, dan di sampingnya, seorang pemain biola lainnya.

Dalam perjalanan menuju kesana, penulis mendengarkan rekaman dari Smithsonian Folkways oleh Uncle Wade Ward, seorang pemain banjo dan biola dari Independence. Meskipun dia sudah tiada selama setengah abad, mural dirinya masih terpampang di dinding sana. Dalam sesi-sesi dari awal tahun ’60-an itu, ia membicarakan tentang lagu biola yang ceria berjudul “Arkansas Traveler,” salah satu lagu “lama yang luar biasa… dan hampir pudar.” Setelah satu jam berada di jam session itu, saat matahari terbenam bersinar lewat botol Mountain Dew di ambang jendela, seseorang mengusulkan, “Bagaimana kalau kita coba ‘Arkansas Traveler’?” Seorang gitaris muda menyetel akor di iPad-nya, dan biola mulai mengalun. Memang, suaranya ada sedikit goyang dan tidak beraturan. Namun, lagu itu belum pudar sama sekali.

Hari terakhir penulis di Crooked Road adalah hari Selasa yang hujan, dan ia menghabiskan waktu berpindah-pindah antar museum. Ia melewati daerah pertambangan batu bara di Virginia dan McClure, tempat lahir penyanyi awal Ralph Stanley, lalu bergegas dua jam ke tenggara menuju Bristol, sampai di Birthplace of Country Music Museum tepat sebelum tutup. Air mata menetes saat melihat belakang gitar Jimmie Rodgers, yang tertulis “THANKS” dalam huruf emas besar. Itu semacam ungkapan terima kasih kepada penonton yang mungkin tidak pernah dia bayangkan saat meninggal akibat tuberkulosis pada tahun 1933.

Saat ini, hanya ada tempat parkir di 408 State Street, tepat di tempat Bristol terpisah antara Tennessee dan Virginia. Namun, pada bulan Juli 1927, tempat ini menjadi rumah bagi Taylor-Christian Hat Company, sebuah bangunan cukup besar untuk studio rekaman darurat yang didirikan oleh Victor Talking Machine Company. Dalam beberapa hari di musim panas itu, musisi berdatangan dari pedesaan sekitarnya untuk merekam lagu-lagu mereka. Ada Carter Family, Ernest Stoneman, dan Blind Alfred Reed, semua merupakan pilar dari apa yang kemudian dikenal sebagai Big Bang of Country Music. Saat itulah, satu abad yang lalu, suara akustik yang keras ini mulai menjelajah menjadi eksport global, ketika lagu-lagu yang tadinya seep out dari perbukitan ini mulai mengalir keluar dan membentuk fondasi musik country. Momen itu membuat musik dari daerah ini menjadi terkenal.

Bagikan
Di tulis oleh
Satria Wijaya

Travel writer yang gemar mengeksplorasi destinasi alam dan hidden gems di Indonesia.

Artikel Terkait
16 Hotel Terjangkau di Eropa yang Bikin Betah, Cantik, dan Harga di Bawah $300!
Destinasi

16 Hotel Terjangkau di Eropa yang Bikin Betah, Cantik, dan Harga di Bawah $300!

Menemukan Suasana Santai di Hotel Unik Nan Ceria Bayangkan melangkah di sebuah...

Destinasi Impian di Yunani yang Akan Membawa Kamu Mengikuti Jejak 'The Odyssey'!
Destinasi

Destinasi Impian di Yunani yang Akan Membawa Kamu Mengikuti Jejak ‘The Odyssey’!

5. Kunjungi Taman Tematik Ada satu lokasi yang tidak muncul di film...

Menemukan Keajaiban yang Tak Terlupakan di Kunjungan Pertama ke Disney World!
Destinasi

Menemukan Keajaiban yang Tak Terlupakan di Kunjungan Pertama ke Disney World!

Keberhasilan Disney yang satu ini mungkin adalah yang paling diam-diam, tetapi sangat...

Ulasan Ring Camera: Upgrade Keamanan Rumah Ini Bakal Bikin Pikir Tenang!
Destinasi

Ulasan Ring Camera: Upgrade Keamanan Rumah Ini Bakal Bikin Pikir Tenang!

Pandangan Seorang Pelancong Tipe BSiapa yang tidak suka merencanakan perjalanan dengan santai?...