Tempat Makan Keren di Mile End
Mile End di Montreal merupakan perpaduan sempurna antara hidangan gastronomi kelas tinggi dengan suasana santai ala makan malam yang dipenuhi anggur. Di sinilah, beberapa restoran terbaiknya membantu mendefinisikan gaya yang unik ini. Di Île Flottante, misalnya, suasana sederhana dengan dinding kayu dan lantai pinus terlihat menonjolkan kesederhanaan, meskipun hidangan yang disajikan sangat eksperimental dan berfokus pada sayuran. Semuanya dimulai dengan makanan laut Atlantik yang berkualitas dan daging lokal, menjadikan brasserie Quebecois bernama Molenne sebagai favorit instan saat dibuka pada tahun 2025. Makan di sini bisa dimulai dengan kaviar ikan sturgeon dari Lac-Saint-Pierre yang langka, lalu melanjutkan dengan daging domba yang diberi shiso, jelatang, dan kacang fava.
Tak jauh dari situ, ada Sushi Nishinokaze yang hanya memiliki delapan tempat duduk. Restoran ini berhasil meraih satu-satunya bintang Michelin di kawasan ini pada bulan Mei lalu. Mengikuti tradisi Edomae yang menggunakan bahan-bahan yang dimarinasi dan diawetkan, chef Vincent Gee menyajikan omakase yang terdiri dari 21 hidangan dalam suasana galeri yang dipenuhi koleksi keramik antik dan modern yang terus berganti.
Tentu saja, di lingkungan yang kaya akan tradisi ini, tur kuliner di Mile End tak lengkap tanpa mengunjungi St-Viateur Bagels dan Fairmount Bagel, dua bakery paling terkenal di kota ini. Keduanya menyajikan bagel gaya Montreal—sedikit manis, kenyal, dan paling nikmat saat disantap langsung dari oven pelet kayu. Masing-masing punya penggemar setia; memilih salah satu dari keduanya sering jadi momen penting bagi penduduk lokal.
Kemudian ada Wilensky’s Light Lunch, sebuah deli Yahudi dan soda fountain yang rasanya tak banyak berubah sejak dibuka pada tahun 1932. Tempat ini jadi tujuan para penggemar cherry cola dan sandwich salami serta bologna yang dipanggang. Dengan dekorasi bendera sepak bola Italia, Café Olimpico jadi tempat berkumpulnya generasi Italia Quebecois yang menikmati doppio espresso dan bomboloni—donat yang berisi krim yang melimpah.
Beberapa tempat baru mulai muncul dan menggabungkan warisan kuliner di sekitar, seperti Renzo Sandwich yang dibuka tahun lalu dengan desain kafe Italia retro. Pengunjung dapat menikmati sandwich mortadella-artichoke, anggur alami, dan slushies beralkohol khas di bangku warna kuning mustardnya. Le Plongeoir, yang terinspirasi oleh bar-bar sederhana namun menawarkan daftar anggur alami yang mengesankan, dengan cepat menjadi tempat berkumpul setelah dibuka pada tahun 2023—tempat di mana para lokal menghabiskan malam dengan permainan biliar hingga larut dan botol cabernet franc yang terus mengalir.
