Musim panas di Jepang memang terasa panas dan lembap, jadi nggak semua orang cocok dengan suasana ini. Tapi, Zuleta bilang, banyaknya festival atau matsuri bikin musim panas jadi saat yang seru untuk berkunjung ke Jepang. “Ini juga waktu yang tepat untuk trekking di Pegunungan Alpen Jepang, mampir ke daerah dataran tinggi yang lebih sejuk, atau menjelajahi destinasi pesisir,” ungkap Colayera. “Kota-kota bisa jadi sangat panas dan lembap, jadi sebaiknya rencanakan aktivitas di luar ruangan pada pagi hari, dan sisipkan waktu untuk istirahat.”
Kapan waktu termurah untuk pergi ke Jepang?
Waktu termurah untuk berkunjung ke Jepang adalah pada bulan Januari dan Februari. Namun, hal ini hanya berlaku di luar periode libur Tahun Baru dan untuk destinasi ski seperti Hokkaido. Kalau mau mendapatkan nilai lebih dengan anggaran yang lebih hemat, pertimbangkan untuk pergi ke Jepang di musim panas.
Colayera juga mengungkapkan bahwa musim panas bukanlah waktu yang buruk untuk mengunjungi Jepang: “Ini adalah waktu terbaik dari sisi nilai, meskipun Juni dan Juli bisa panas dan lembap—bagi sebagian orang, cuaca seperti itu fine-fine saja apalagi sejalan dengan liburan sekolah untuk keluarga.” Dia menambahkan, meski pada musim panas dikategorikan sebagai musim hujan, kenyataannya biasanya hanya ada sedikit hujan, bukan hujan deras yang mengguyur. “Jadi, tenang saja, semua tempat di Jepang sudah dilengkapi dengan AC yang sangat baik.”
Saat merencanakan perjalanan, ada baiknya untuk memperhatikan jadwal hari libur di Jepang. Misalnya, ada banyak perayaan publik seperti Hari Jadi Kaisar dan Hari Kedewasaan. Harganya biasanya akan naik menjelang Golden Week (dari 29 April hingga 5 Mei), musim sakura, daun musim gugur, dan perayaan Obon di bulan Agustus.
Kapan musim puncak perjalanan ke Jepang?
Pada musim semi, Jepang mengalami puncak musim perjalanan berkat pesona sakura, menurut Wiggins dan Tadehara. “Kepadatan yang terjadi di tempat-tempat terkenal di Kyoto dan Tokyo membuat para wisatawan harus rela mengantre dalam antrian yang sangat panjang. Akibatnya, banyak yang merencanakan perjalanan di musim semi secara jauh-jauh hari untuk memastikan tempat.”

