Mulai tahun 2027, mendapatkan paspor AS akan jadi jauh lebih mudah tanpa harus berkunjung ke Walgreens untuk foto paspor yang kurang menyenangkan. Sekarang, semua bisa dilakukan secara online melalui portal federal baru yang dirancang untuk mengumpulkan informasi, formulir, dan layanan pemerintah dalam satu tempat. Perubahan ini diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Marco Rubio pada 29 September, yang merangkum proses baru yang sudah terdigitalisasi ini sebagai: “Tidak ada pencetakan formulir, tidak ada foto yang diambil di toko obat, tidak perlu janji, tidak ada antrean, tidak ada perantara.”
Portal baru ini diharapkan bisa memudahkan pemohon paspor pertama kali untuk menyelesaikan seluruh proses secara daring, mulai dari mengambil foto paspor di rumah, membayar biaya yang diperlukan, sampai melacak aplikasi hingga tanggal pengiriman yang diperkirakan.
Tapi tunggu, perubahan ini tidak berhenti di situ. Mulai tahun 2028, Departemen Luar Negeri berencana merilis desain paspor baru dengan gambar Great Seal yang lebih besar di sampul, motif elang yang seolah bergerak saat halaman dibalik, dan format baru yang terdiri dari 38 halaman yang akan menggantikan pilihan yang ada sekarang yaitu 26 dan 50 halaman.
Gabungan dari semua perubahan ini bakal mengubah cara orang Amerika mengajukan permohonan paspor dan tampilan dari dokumen itu sendiri. Berikut adalah semua yang perlu diketahui para pelancong.
Proses pengajuan paspor pertama kali akan dilakukan secara online
Sejak September 2024, Departemen Luar Negeri sudah mengizinkan warga Amerika yang memenuhi syarat untuk memperpanjang paspor mereka secara online, tetapi bagi pemohon pertama kali tetap harus mengikuti proses tradisional yang lebih rumit. Secara umum, mereka perlu mengisi Formulir DS-11 dan datang secara langsung ke fasilitas penerimaan paspor resmi, seperti kantor pos, perpustakaan, atau pengadilan.
America.gov berupaya memindahkan sebagian besar proses itu ke dalam dunia maya. Pada peluncuran 29 September, pejabat menangkap kelebihan dari aplikasi yang dimulai dengan Login.gov dan memungkinkan pengguna untuk menjelajahi proses paspor dalam satu tempat, termasuk mengisi aplikasi, mengunggah foto, membayar biaya yang dibutuhkan, dan akhirnya melacak paspor saat proses berlangsung.
Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah terkait foto paspor. Daripada harus pergi ke tempat foto, kini pemohon bisa mengambil foto sendiri menggunakan ponsel atau mengunggah gambar digital yang sudah ada.
Walau begitu, tak semua gambar dari galeri ponsel bakal diterima. Syarat foto paspor tetap berlaku, termasuk aturan mengenai latar belakang, pencahayaan, posisi, dan usia gambar, serta foto yang diubah secara digital atau terkena filter tidak diperbolehkan. Meski begitu, Rubio mengungkapkan dengan guyonan selama demonstrasi bahwa orang bisa mengambil foto sebanyak yang mereka mau sebelum memilih satu yang paling disukai.
Dengan semua inovasi ini, bisa dibayangkan betapa lebih lancarnya urusan pengajuan paspor. Ini jadi langkah besar dalam memodernisasi proses yang selama ini terkesan berbelit-belit. Kemudahan akses informasi dan pengajuan secara daring membawa angin segar bagi masyarakat yang ingin bepergian ke luar negeri. Jadi, bagi kalian yang sudah berencana untuk menjelajahi dunia luar, bersiap-siaplah untuk perubahan ini! Makin banyak cara untuk mengumpulkan pengalaman baru dan menciptakan kenangan tak terlupakan.
Inovasi dalam pengajuan paspor ini juga mencerminkan semangat untuk menyederhanakan proses layanan publik. Dengan mengganti cara tradisional dengan solusi digital, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan efisiensi dan kenyamanan bagi penggunanya. Nah, saatnya bersiap untuk menjelajahi dunia, karena dengan semua kemudahan ini, impian perjalananmu semakin dekat untuk terwujud!

