Ibiza dikenal sebagai pulau Balearic yang penuh hedonisme dan kebebasan. Dulu, pulau ini jadi persembunyian bagi para hippie berambut panjang, seniman, dan orang-orang yang terpinggirkan. Sekarang, Ibiza telah berubah menjadi surga klub malam dengan superclub yang lebih besar, lebih bising, dan lebih megah satu sama lain. Tiket masuk bisa mencapai €100, meja VIP dengan harga enam digit, dan sushi yang dibungkus daun emas.
Tapi, mari kita lihat sisi lain dari Ibiza, sisi yang bikin orang terus kembali meski stamina mereka untuk berpesta sudah habis. Di pulau ini, ada banyak tempat menarik yang bisa ditemukan di ujung jalan tanah merah yang tak mencolok: restoran keluarga yang dikelola oleh beberapa generasi, bar kecil yang terselip di jalan setapak Dalt Vila, dan pantai di mana waktu makan siang mengalir santai menuju matahari terbenam tanpa ada DJ di sekitarnya.
Ibiza mungkin membangun reputasinya dengan mengusung konsep apa saja bisa, tapi pulau ini juga punya aturannya sendiri. Reservasi jadi keharusan bahkan di restoran yang tak terkenal di TikTok; iya, kamu bisa dikeluarkan dari area VIP; dan di sebuah afterparty sekalipun, ada batasan suara musiknya. Ternyata, spontanitas kadang perlu direncanakan sedikit.
Nah, bicara soal logistik. Meskipun pulau ini sangat populer, taksi di sini cukup terbatas, dan waktu tunggu di musim panas bisa menjadi luar biasa. Jarak yang terlihat dekat di peta sering kali ternyata jadi perjalanan yang panjang. Sedikit organisasi membuat perbedaan besar; mengetahui aturan tak tertulis di pulau ini jadi lebih penting lagi. Berikut adalah sepuluh aturan yang harus diketahui sebelum kamu mendarat di Ibiza.
Matahari terbenam bukanlah kompetisi
Memang, Café del Mar sudah jadi ikonik. Tapi, kamu tidak perlu bertepuk tangan untuk setiap matahari terbenam yang kamu lihat di sana. Matahari telah melakukan pertunjukan ini sebelumnya dan akan terus melakukannya.

