WTTC Memperkenalkan Tujuh Prinsip Cerdas untuk Mengubah Pertumbuhan Pariwisata Menjadi Kesejahteraan Bersama!
Beranda News WTTC Memperkenalkan Tujuh Prinsip Cerdas untuk Mengubah Pertumbuhan Pariwisata Menjadi Kesejahteraan Bersama!
News

WTTC Memperkenalkan Tujuh Prinsip Cerdas untuk Mengubah Pertumbuhan Pariwisata Menjadi Kesejahteraan Bersama!

Bagikan
Bagikan

Seiring dengan semakin meningkatnya perjalanan internasional, World Travel & Tourism Council (WTTC) mendukung pengelolaan destinasi yang proaktif dan holistik. Ini sangat penting agar pemerintah, destinasi, dan sektor swasta dapat bekerja sama untuk memastikan bahwa pariwisata tidak hanya menciptakan keuntungan, tetapi juga memberikan nilai jangka panjang bagi masyarakat, bisnis, dan pengunjung.

WTTC percaya bahwa dengan manajemen yang tepat, pertumbuhan pariwisata bisa jadi peluang hebat untuk destinasi, bisnis, dan penduduk. Dengan perencanaan yang lebih baik, kolaborasi dengan komunitas, serta pengambilan keputusan berbasis bukti, destinasi bisa menciptakan model pariwisata yang mendukung kesejahteraan sehari-hari komunitas sembari memaksimalkan keuntungan ekonomi dan sosial dari Travel & Tourism.

Untuk menyokong pendekatan ini, WTTC merilis kebijakan singkat yang praktis, berjudul Destination Stewardship: Creating Value for All. Dokumen ini menetapkan tujuh prinsip yang membantu destinasi merencanakan pertumbuhan berkelanjutan, melindungi karakter tempat yang dikunjungi orang, serta memastikan manfaat pariwisata dibagikan secara lebih luas. Mengingat banyak destinasi saat ini sudah berada di puncak musim perjalanan, ringkasan ini juga menyertakan “tindakan cepat” yang bisa dilaksanakan segera untuk memantau tekanan, mendukung penduduk, dan meningkatkan pengalaman pengunjung di musim panas ini.

Travel & Tourism adalah salah satu sektor ekonomi terkuat di dunia, mendukung satu dari setiap sepuluh pekerjaan secara global, menghasilkan sekitar 10% dari PDB global, dan diperkirakan akan menciptakan satu dari setiap tiga pekerjaan baru dalam satu dekade mendatang. Di tahun 2025 saja, sektor ini diperkirakan akan menyumbang US$11.6 triliun untuk ekonomi global dan mendukung 366 juta pekerjaan di seluruh dunia.

WTTC meyakini bahwa percakapan tentang pariwisata harus beralih dari jumlah pengunjung menuju bagaimana cara destinasi mengelola pertumbuhan. Destinasi yang sukses adalah mereka yang melakukan perencanaan secara kolaboratif dan jauh-jauh hari, mengukur kepuasan penduduk, menggunakan data yang lebih baik, mendiversifikasi pariwisata di berbagai musim dan lokasi, dan menginvestasikan kembali pendapatan pariwisata ke dalam komunitas lokal sambil bersiap menghadapi tantangan di masa depan sebelum hal itu terjadi.

Di pusat kerangka ini terdapat tujuh prinsip pengelolaan destinasi:

1. Rencanakan bersama, tumbuh bersama

2. Kepuasan penduduk sebagai ukuran kesuksesan

3. Rencanakan jauh-jauh hari

4. Pahami isu yang ada

5. Lebih banyak tempat, lebih banyak musim, lebih banyak nilai

6. Ubah pariwisata menjadi kemakmuran bersama

7. Siap untuk merespons

Prinsip-prinsip ini mengubah cara destinasi mendefinisikan kesuksesan. Tidak hanya dari berdatangan pengunjung, tapi juga dari kepuasan penduduk, ketahanan jangka panjang, dan nilai yang dihasilkan pariwisata untuk komunitas lokal.

Dokumen kebijakan ini membawa prinsip-prinsip tersebut ke ranah nyata dengan berbagai contoh dari destinasi di seluruh dunia. Di Madrid, strategi pariwisata yang proaktif dengan fokus pada pemecahan musim puncak, desentralisasi, serta tata kelola publik dan swasta telah membantu membangun model nilai yang lebih baik tanpa harus menunggu tekanan muncul. Colorado menunjukkan bagaimana tata kelola kolaboratif, keterlibatan penduduk, dan perencanaan maju bisa membentuk kebijakan pariwisata, sementara Bogotá membuktikan bahwa investasi awal dalam data dan perencanaan menghasilkan manajemen destinasi yang lebih baik dan manfaat yang lebih merata bagi penduduk.

Dubrovnik memberikan contoh bagaimana pengelolaan kedatangan kapal pesiar yang lebih cerdas bisa mengurangi tekanan tanpa membatasi jumlah pengunjung, sedangkan New York City menunjukkan bagaimana pengembangan pengalaman pariwisata regional dapat menyebarkan manfaat ekonomi dengan lebih merata. Kepulauan Balearic pun menunjukkan bagaimana reinvestasi pendapatan pariwisata yang transparan bisa memperkuat dukungan publik dengan memberikan manfaat yang terlihat bagi komunitas lokal.

Laporan ini juga mengungkap inisiatif inovatif dari destinasi seperti Kopenhagen, Jepang, Ljubljana, dan Korea Selatan, yang menunjukkan bahwa pengelolaan destinasi bisa disesuaikan dengan berbagai model dan tantangan pariwisata di seluruh dunia.

Gloria Guevara, Presiden & CEO WTTC, mengatakan bahwa ketika destinasi dikelola dengan baik, Travel & Tourism mampu menciptakan lapangan kerja, menguatkan komunitas, melindungi warisan budaya dan alam, serta memberikan kemakmuran yang bertahan lama. Pengelolaan destinasi berhasil ketika pemerintah, komunitas lokal, dan sektor swasta bekerja sama misinya untuk kesuksesan jangka panjang. Tujuh prinsip ini memberikan kerangka kerja praktis yang dapat disesuaikan oleh destinasi sesuai dengan kebutuhan mereka, membantu memastikan pariwisata terus memberikan manfaat bagi semua.

Di samping rekomendasi jangka panjang, laporan ini memberikan tindakan praktis yang bisa langsung diterapkan oleh destinasi. Ini termasuk memantau sentimen penduduk, memetakan titik tekanan pariwisata menggunakan data yang lebih baik, mempromosikan destinasi yang kurang dikenal, mendorong perilaku pengunjung yang bertanggung jawab, berkomunikasi lebih efektif mengenai manfaat pariwisata kepada komunitas lokal, dan membentuk tim respons terkoordinasi lebih awal.

WTTC percaya bahwa pengelolaan destinasi harus menjadi inti dari kebijakan dan perencanaan pariwisata. Dengan mengadopsi tujuh prinsip ini dan belajar dari destinasi yang sudah menjalankannya, pemerintah, destinasi, dan sektor swasta dapat bekerja sama untuk memastikan Travel & Tourism terus mendorong pertumbuhan ekonomi sambil meningkatkan kualitas hidup penduduk, melindungi karakter destinasi, serta memperkaya pengalaman pengunjung.

Bagikan
Di tulis oleh
Andika Pratama

Jurnalis travel yang fokus pada perkembangan industri pariwisata nasional.

Artikel Terkait
Prancis dan Arab Saudi Luncurkan Taman Tema Bergaya Manga Senilai €6 Miliar Dekat Paris!
News

Prancis dan Arab Saudi Luncurkan Taman Tema Bergaya Manga Senilai €6 Miliar Dekat Paris!

Prancis dan Arab Saudi baru saja mengumumkan rencana untuk menciptakan destinasi hiburan...

Intip Apartment Souvenir Keren Patricia Field di New York City!
News

Intip Apartment Souvenir Keren Patricia Field di New York City!

“Ia adalah sifatku untuk menemukan,” ungkap ikon fashion Patricia Field. “Aku suka...

10 Tahun Arigato Travel: Merayakan Petualangan Menakjubkan di Jepang!
News

10 Tahun Arigato Travel: Merayakan Petualangan Menakjubkan di Jepang!

Arigato Travel Rayakan 10 Tahun Berbagi keindahan Jepang! Arigato Travel sedang merayakan...

Bandara Barcelona Terancam Terus Mogok hingga September: Ahli Perjalanan Ingatkan Wisatawan Siapkan Rencana Cadangan!
News

Bandara Barcelona Terancam Terus Mogok hingga September: Ahli Perjalanan Ingatkan Wisatawan Siapkan Rencana Cadangan!

Para pelancong yang akan melalui Barcelona dalam beberapa minggu ke depan sebaiknya...