Girls with Guts juga ngasih kesempatan buat para perempuan yang baru saja didiagnosis dengan kondisi mereka untuk ikut retreat gratis yang fokus pada membangun hubungan antar sesama. Momen icebreaker yang banyak kalian denger, meskipun terdengar menegangkan, di sanalah keajaibannya muncul. “Punya Girls with Guts, retreat, dan teman-teman yang ngerasain pengalaman sama banget bikin perjalanan ini jadi lebih mudah,” kata Aiello.
Di retreat Cancer Baddies, para penyintas kanker berkumpul di tempat-tempat indah untuk membangun komunitas melalui pengalaman perjalanan yang sama. Retreat ini jadi wadah ideal buat mereka yang kembali mencari komunitas dan dukungan setelah menjalani masa pengobatan.
Cancer Baddies Retreats
Banyak orang yang terdampak kanker pernah merasakan manfaat dari grup dukungan atau layanan lain yang ngasih mereka panduan dalam menjalani rangkaian tes darah, pemindaian, dan infus yang seolah tak ada habisnya. Tapi setelah pengobatan selesai dan semua orang merayakan, beberapa penyintas seringkali merasa kehilangan arah dan gak tahu harus kemana untuk mendapatkan dukungan. Di sinilah Cancer Baddies, sebuah komunitas global untuk siapapun yang terpengaruh kanker, berusaha menjembatani kekosongan tersebut. “Setelah melewati garis finis dan masuk ke fase penyintas, rasanya kayak didorong dari tebing,” kata Amanda Butler, yang mendirikan grup ini pada tahun 2023 saat menjalani pengobatan kanker payudara dan mencari keterhubungan dengan orang-orang seusianya yang mengalami hal serupa. “Mudah banget untuk merasa sedih dan marah tentang kanker,” tambah Butler. Tapi dia ingin mendorong orang untuk mengubah pola pikir tersebut dan bertanya, “Apa yang bisa kita pelajari dari apa yang diajarkan kanker?”
Setiap tahun, Butler mengadakan retreat selama enam hari lima malam bagi para penyintas kanker lainnya, dengan gabungan healing, kesenangan, dan pameran budaya. Dua tahun terakhir, retreat diadakan di vila pribadi di perbukitan Tuscany, tapi ke depannya, Butler berharap bisa menghadirkan retreat ini di destinasi lainnya juga. Pagi dimulai dengan latihan lembut, dilanjutkan dengan workshop mengenai teknik pernapasan dan meditasi. Siangnya, para peserta bisa menikmati tur kebun anggur, kelas memasak, menunggang kuda, dan berbagai kesenangan budaya lainnya. Obrolan tentang intimasi dan citra tubuh sudah jadi hal biasa, memberikan dukungan di cara yang mungkin tidak bisa diberikan dokter. Dan tidak peduli jenis kanker, tahap penyintas, atau gender (ya, pria juga bisa ikut!), siapapun yang terpengaruh oleh penyakit ini dipersilakan untuk menjelajahi bagaimana hidup selama dan setelah perawatan dengan orang-orang yang ada di fase serupa dalam perjalanan mereka.
“Banyak perhatian saat kamu menjalani pengobatan fokus ke arah menjadi bebas kanker. Tapi penyintas itu lebih dari sekadar itu,” jelas Butler. “Ini tentang mengambil pelajaran dari kanker yang berada di sini untuk mengajarkanmu, membimbingmu, dan membantu membentuk dirimu menjadi versi yang lebih baik. Itu selalu jadi tujuan saya dengan Cancer Baddies: untuk mendukung orang-orang yang datang melalui organisasi ini dan membantu mereka menjalani kehidupan yang lebih baik.”
Melalui retreat ini, Butler dan komunitasnya berusaha menciptakan ruang bagi orang-orang yang merasakan dampak kanker untuk berbagi cerita, mendengarkan satu sama lain, dan meraih kembali semangat hidup mereka. Retreat ini bukan hanya soal healing secara fisik, tetapi juga membangun ikatan emosional yang kuat di antara sesama survivor. Dalam setiap sesi, mereka diajak untuk saling merefleksikan pengalaman dan mendapatkan pemahaman baru tentang diri mereka sendiri.
Dari berkumpul di tempat-tempat menakjubkan hingga ikut berbagai aktivitas yang memulihkan jiwa, setiap peserta pastinya akan menemukan harapan dan inspirasi untuk melanjutkan hidup. Jadi, gak heran jika retreat ini sering kali jadi momen berharga yang diingat sepanjang hidup. Tiap tawa, air mata, dan pelukan selama retreat ini adalah langkah kecil menuju pemulihan yang lebih besar.
Jadi, bagi kamu yang mencari dukungan atau ingin merasa terhubung dengan orang-orang yang mengalaminya, jangan ragu untuk mengeksplorasi kesempatan seperti ini. Di tengah perjalanan yang kadang tak terduga, komunitas seperti Cancer Baddies menjadi jembatan penting yang mengantarkan kita menuju harapan baru dan kepercayaan diri yang lebih kuat.
Dengan semangat untuk saling mendukung dan berbagi, setiap orang di komunitas ini bergerak maju, siap menghadapi apa pun yang ada di depan dan menjadikan pengalaman mereka sebagai pelajaran yang berarti. Siap untuk melangkah ke babak baru? Retreat ini mungkin jadi langkah pertama yang kamu butuhkan.

