Ketika sebuah tempat mulai terasa seperti rumah, bahkan para pelancong yang paling nomaden dan jet-setter spontan sekalipun mungkin akan mempertimbangkan untuk menetap. Namun, tergantung pada pilihan gaya hidup dan rutinitas harian, lokasi yang terbaik untuk tinggal bisa sangat bervariasi tergantung selera masing-masing. Jadi, bagaimana calon pelancong yang berubah menjadi penduduk seharusnya memutuskan di mana di dunia ini mereka akan menetap?
Untungnya, Economic Intelligence Unit (EIU) telah mengkuantifikasi proses ini dengan indeks Global Liveability tahunan mereka. Studi ini meranking 173 kota di seluruh dunia berdasarkan 30 indikator dalam lima kategori: stabilitas, pelayanan kesehatan, budaya dan lingkungan, pendidikan, serta infrastruktur.
Menurut laporan terbaru yang didasarkan pada survei yang dilakukan oleh perusahaan data geopolitik ini pada Mei 2026, skor rata-rata tingkat kelayakan huni (livability) di seluruh kota adalah 76,1. Angka ini sama dengan skor tahun 2025, meskipun ada beberapa pergeseran global signifikan yang terjadi selama setahun terakhir. Konflik seperti perang Iran, aksi militer AS di Venezuela, ditambah konflik yang masih berlangsung di Ukraina, semuanya menyebabkan penurunan pada rating stabilitas secara rata-rata. Namun, kemajuan di seluruh dunia di kategori pelayanan kesehatan berhasil menyeimbangkan keadaan sehingga skor rata-rata tetap terjaga.
Lantas, kota mana saja yang paling layak huni di tahun 2026? Sepuluh peringkat teratas tersebar di beberapa wilayah global, termasuk lokasi di Asia, Oseania, Eropa, dan Amerika Utara. Sekali lagi, tidak ada kota di AS yang masuk dalam sepuluh besar peringkat dunia.
Laporan ini menyebutkan bahwa Eropa Barat adalah kawasan terkuat dalam hal kelayakan huni, dengan skor keseluruhan 91,7. Namun, Australia menjadi sorotan utama dalam indeks tahun ini, dengan total tiga kota yang masuk dalam sepuluh besar. Di kawasan Asia, skor kota meningkat rata-rata sebesar 0,3 poin menjadi total rating 73,9, menjadikannya sebagai kawasan yang paling banyak mengalami perbaikan tahun ini.
Tanpa berlama-lama, berikut adalah 10 tempat terbaik untuk tinggal di dunia pada tahun 2026, menurut Indeks Kelayakan Huni EIU.
- Kota pertama yang terpilih adalah Vienna, Austria. Dengan keindahan arsitektur dan budaya yang kaya, Vienna terus menduduki posisi teratas dalam hal kualitas hidup. Tempat ini banyak diisi dengan taman indah, museum yang mengagumkan, serta sistem transportasi yang sangat efisien.
- Selanjutnya ada Melbourne, Australia. Dengan kombinasi antara kebudayaan yang dinamis dan bioskop luar ruangan yang legendaris, Melbourne tidak hanya menawarkan makanan lezat tapi juga suasana yang asyik untuk bersosialisasi.
- Di peringkat ketiga, Sydney, juga di Australia. Terkenal dengan pemandangan pelabuhan yang menakjubkan, Sydney menawarkan gaya hidup yang seimbang antara kerja dan bersantai. Dengan pantai-pantainya yang ikonis, kota ini jadi hotspot bagi para penggemar olahraga air.
- Kota keempat adalah Vancouver, Kanada. Ada banyak hal yang bisa dijelajahi di sini, mulai dari alam yang menakjubkan hingga komunitas yang ramah. Dengan sistem kesehatannya yang sangat baik, Vancouver jadi salah satu pilihan utama para ekspatriat.
- Kelima diduduki oleh Zurich, Swiss. Kota ini terkenal dengan keamanan dan kualitas hidup yang sangat baik. Menawarkan keindahan alam dan suasana kota yang modern, Zurich menunjukkan bagaimana keduanya dapat berpadu.
- Keenam jatuh pada Kopenhagen, Denmark. Dikenal sebagai kota yang ramah lingkungan, Kopenhagen juga mencuri perhatian dengan desain arsitektur yang unik serta kemudahan akses transportasi publik.
- Selanjutnya, Amsterdam, Belanda, di posisi ketujuh. Dengan kanal yang indah dan suasana santai, Amsterdam jadi tempat yang sempurna untuk menikmati seni dan budaya sambil berkeliling dengan sepeda.
- Kota kedelapan adalah Montreal, Kanada. Kombinasi budaya yang beragam dan festival yang meriah membuat Montreal jadi destinasi menarik untuk dijelajahi dan dinikmati.
- Di peringkat kesembilan, Tokyo, Jepang, terkenal dengan perpaduan antara tradisi dan modernitas. Keberagaman pilihan kuliner, pusat perbelanjaan yang tak ada habisnya, dan kebudayaan yang kaya menjadikan Tokyo luar biasa spektakuler.
- Terakhir, kota kesepuluh adalah Sydney, Australia. Kombinasi dengan alam yang menakjubkan dan budaya yang vibrant menjadikan Sydney tempat tinggal yang sangat diidamkan.
Menariknya, peringkat ini memberikan gambaran bagaimana kualitas hidup sangat dipengaruhi oleh banyak faktor. Dari stabilitas politik hingga inovasi dalam bidang kesehatan, semuanya berperan penting dalam membuat suatu kota menjadi tempat yang nyaman untuk ditinggali. Jadi, bagi mereka yang mempertimbangkan untuk pindah atau hanya sekedar traveling, daftar ini mungkin bisa jadi referensi menarik!

