Data terbaru dari Wizz Air menunjukkan bahwa para pelancong asal Inggris semakin mengincar destinasi singkat di Eropa yang dikenal dengan kuliner dan budaya lokalnya. Permintaan untuk kota-kota yang lebih terjangkau dan kaya pengalaman ini meningkat dengan tajam.
Berdasarkan informasi pemesanan penerbangan Wizz Air dari tiga bulan pertama tahun 2026 dibandingkan dengan periode yang sama di 2025, maskapai ini telah mengidentifikasi destinasi yang paling cepat berkembang di kalangan pelancong Inggris, yang juga terkenal akan kuliner khas dan pengalaman budaya yang menarik.
Berikut adalah lima destinasi singkat teratas yang dipimpin oleh kuliner untuk pelancong Inggris menurut data pemesanan Wizz Air:
1. Grenoble naik 44%
2. Lyon naik hampir 35%
3. Tirana naik hampir 31%
4. Roma naik 28%
5. Plovdiv naik 28%
Grenoble memimpin daftar dengan lonjakan pemesanan dari Inggris yang meningkat 44 persen tahun ini. Kota di pegunungan Alpen ini menawarkan masakan Prancis tradisional, hidangan khas daerah, dan akses ke budaya makanan yang lebih luas di Prancis tenggara, sehingga menjadi pilihan menarik bagi pelancong yang ingin menjelajah di luar ibukota kuliner Eropa yang lebih terkenal.
Lyon berada di posisi kedua, dengan peningkatan pemesanan hampir 35 persen. Dikenal sebagai salah satu kota gastronomi terkemuka di Prancis, Lyon terus menarik perhatian pelancong yang mencari pengalaman makan berkualitas tinggi, mulai dari bouchon tradisional hingga restoran berbintang Michelin.
Di posisi ketiga, Tirana mencuri perhatian dengan kenaikan 31 persen pemesanan. Ibukota Albania ini semakin dikenal sebagai destinasi liburan singkat yang terjangkau dengan budaya kafe yang hidup dan reputasi yang semakin berkembang dalam masakan lokal yang dipengaruhi oleh cita rasa Mediterania dan Balkan.
Roma dan Plovdiv melengkapi lima besar, masing-masing mencatat kenaikan 28 persen. Roma tetap menjadi pilihan utama untuk wisata kuliner, menawarkan tradisi kuliner bersejarah yang dipadukan dengan scene dining modern, sementara Plovdiv mulai diakui untuk warisan kulinernya yang kaya, restoran yang terjangkau, dan suasana budaya yang ceria.
Dengan jalur langsung dari Inggris dan waktu penerbangan yang cocok untuk liburan singkat, destinasi-destinasi ini memberikan lebih banyak kesempatan bagi pelancong Inggris untuk merencanakan liburan di Eropa yang berfokus pada makanan, budaya, dan penemuan.
Harga yang terjangkau terus menjadi faktor kunci dalam tren ini. Saat ini, tarif mulai dari £13,99 dari London Luton ke Roma Fiumicino dan £17,99 dari London Luton ke Grenoble, membuat banyak destinasi kuliner Eropa lebih mudah dijangkau.
Yvonne Moynihan, Direktur Utama Wizz Air UK menyatakan, “Makanan kini menjadi bagian utama dalam cara pelancong merencanakan liburan singkat, dengan semakin banyak orang mencari cita rasa lokal, budaya, dan nilai lebih dari sekadar destinasi kota yang umum. Data pemesanan kami menunjukkan permintaan yang semakin meningkat untuk destinasi seperti Grenoble, Tirana, dan Plovdiv, di samping favorit kuliner yang mapan seperti Lyon dan Roma, ketika pelancong Inggris mencari pengalaman liburan yang terjangkau di seluruh Eropa.”
Data ini juga menyoroti pergeseran yang lebih luas dalam perilaku perjalanan, dengan pel度angkan Inggris yang semakin mencari liburan Eropa yang lebih pendek dan sering, berfokus pada makanan, budaya, dan pengalaman lokal.
