Kawasan: Upper East Side
Di era yang terkadang terlalu fokus pada hal-hal baru dan cepat, The Lowell tetap berdiri kokoh di blok yang rindang di Upper East Side, New York City, sejak tahun 1920-an. Hotel ini jadi bahan pembicaraan untuk keceriaan dan kemewahan yang nggak lekang oleh waktu. Meskipun kamu mungkin perlu menunggu beberapa menit untuk salah satu dari dua lift yang melayani 74 kamar dan suite yang ada, semuanya yang didesain oleh Michael S. Smith—desainer di balik pembaruan Gedung Putih pada masa kepresidenan Obama—itu tidak masalah. Sambil menunggu, kamu bisa menikmati keindahan bunga segar yang menghiasi setiap sudut hotel.
Di sini, kunci kamar yang kokoh dan saklar lampu yang nyata menjadi sentuhan klasik yang bikin suasana semakin nyaman, seolah membawa kita kembali ke masa yang lebih sederhana. Berbagai sentuhan nostalgia, seperti Club Room yang elegan, menjadi area bersantai yang menyenangkan. Didekorasi dengan lantai parket kayu oak, perapian yang hangat, dan bar kecil, Club Room ini eksklusif untuk tamu hotel dan teman-teman mereka sampai pukul 5 sore, saat orang umum diizinkan masuk.
Meskipun kawasan ini mungkin tidak termasuk yang paling avant-garde di Manhattan, bukan berarti dia terjebak dalam waktu. Beberapa merek populer, seperti Foundrae, Khaite, Ulla Johnson, dan Toteme, sudah membuka cabang di Madison Avenue yang tidak jauh dari sini. Selain itu, Frick Collection yang berlokasi beberapa blok ke utara baru saja meluncurkan renovasi besar-besaran. Sepertinya, kawasan Upper East Side yang legendaris ini tengah memasuki ‘Zaman Emas’ baru, dengan energi dan daya tarik yang segar.

