AirAsia X Pesan 150 Pesawat Airbus A220 untuk Masa Depan Penerbangan
AirAsia X baru saja mengumumkan pesanan wow yang bakal bikin para pecinta penerbangan terkesima: 150 unit pesawat Airbus A220 yang digerakkan oleh mesin Pratt & Whitney GTF™. Dan yang menarik, pesawat pertama bakal tampil di angkasa mulai tahun 2028. Dengan dukungan perjanjian layanan MesinWise® Comprehensive selama 12 tahun dari Pratt & Whitney, AirAsia siap menjaga performa mesin agar tetap maksimal.
Rick Deurloo, Presiden Mesin Komersial di Pratt & Whitney, menyebut momen ini sebagai tonggak sejarah yang penting. “Kami sangat senang menyambut AirAsia sebagai pelanggan terbaru dalam keluarga GTF. Pesanan ini menunjukkan kepercayaan maskapai terhadap mesin GTF yang dikenal efisiensi bahan bakarnya yang luar biasa dan suara yang lebih rendah. Ini seperti fondasi yang kuat untuk kemitraan yang akan mendukung pertumbuhan AirAsia di masa depan,” ujarnya.
CEO Grup AirAsia X, Bo Lingam, pun berbagi semangatnya, “Selama lebih dari dua dekade, AirAsia telah membuat dunia terasa lebih dekat. Kami telah menjadikan Malaysia sebagai pusat maskapai berbiaya rendah terbaik di dunia dan membuka akses penerbangan untuk jutaan orang di Asia yang sebelumnya belum pernah terbang. Pesawat ini akan membantu kami menciptakan jaringan yang paling luas dan padat, menjadi alat vital untuk efisiensi. Dengan jangkauan hingga tujuh jam dan didukung oleh mesin GTF, kami bisa membuka peluang baru dan menyesuaikan kapasitas dengan permintaan. Kami telah mendemokratisasi perjalanan di Asia dan kini saatnya melakukannya untuk dunia,” katanya penuh percaya diri.
Flotilla A220 AirAsia bakal bergabung dengan lebih dari 2.700 pesawat GTF yang telah beroperasi di seluruh dunia, milik lebih dari 90 pelanggan. Sejak masuk layanan sepuluh tahun lalu, armada GTF telah terbang selama 50 juta jam, mengangkut 1,9 miliar penumpang dan menghemat 3 miliar galon bahan bakar. Sampai saat ini, Pratt & Whitney sudah menerima lebih dari 13.000 pesanan dan komitmen untuk mesin GTF, yang menunjukkan permintaan pasar yang sangat kuat atas manfaat revolusionernya. Mesin ini adalah yang paling efisien untuk segmen pesawat satu lorong, menawarkan konsumsi bahan bakar 20% lebih rendah dan jejak suara 75% lebih kecil dibandingkan generasi mesin sebelumnya.
Dengan langkah berani ini, AirAsia nggak hanya mempersiapkan armadanya menghadapi masa depan, tapi juga memastikan bahwa mereka tetap menjadi pionir dalam hal perjalanan terjangkau dan efisien. Bagi para pelancong dan pecinta dunia udara, ini adalah kabar baik yang bikin nanti bisa berharap akan lebih banyak rute dan kesempatan untuk berkeliling dunia dengan cara yang lebih hemat. Gimana, siap terbang dengan AirAsia yang lebih canggih di masa depan?

