Aurora Expeditions Mempersembahkan Musim Antartika Terbesar
Aurora Expeditions baru saja menorehkan pencapaian luar biasa dengan menyelenggarakan musim Antartika terbesar dalam sejarah mereka. Dengan 30 pelayaran, diperkirakan ada 819 pendaratan, dan peningkatan jumlah pengunjung sebesar 30% dari 56 negara, musim ini benar-benar bikin heboh!
Program 2025/26 ditandai dengan peluncuran kapal ekspedisi ketiga mereka, Douglas Mawson, di Sydney pada bulan November lalu, menjelang musim perdana di Antartika. Ini adalah kali pertama dalam 35 tahun sejarah Aurora, mereka beroperasi dengan tiga kapal secara bersamaan di Antartika, yang tentunya memberikan lebih banyak akses dan pilihan bagi para ekspedisiwan.
Kedatangan musim ini juga menandai kembalinya Aurora ke Antartika Timur setelah 15 tahun, di samping pengenalan pelayaran ‘Active Antarctica’, yang menawarkan 14 kegiatan seru untuk memperdalam eksplorasi berbasis aktivitas. Siapa yang tidak tertarik untuk menjelajahi tempat-tempat eksotis dengan berbagai aktivitas seru?
PENCAPAIAN REKOR YANG EKSPLORATIF
Salah satu momen bersejarah tercipta ketika Douglas Mawson mencapai titik 78º 44.405’ selatan, mencetak rekor dunia untuk pelayaran paling selatan dalam sejarah — membuktikan komitmen Aurora pada eksplorasi yang bertanggung jawab. Selain itu, Aurora juga mencatat 2.835 aksi “polar plunge” (berendam di air dingin), menyelenggarakan 269 kuliah di atas kapal, serta mengumpulkan ribuan jam kontribusi dari para ekspedisiwan untuk program Citizen Science — yang mendukung inisiatif seperti pemantauan ikan paus dan burung laut, pengumpulan data oseanografi, serta observasi ekosistem di kutub.
INOVASI UNTUK PERJALANAN BERTANGGUNG JAWAB
Program musim ini juga memperkenalkan beberapa inovasi yang belum pernah ada sebelumnya, menegaskan posisi Aurora sebagai pemimpin dalam perjalanan ekspedisi yang bertanggung jawab.
Aurora menjadi operator ekspedisi pertama yang memperkenalkan teknologi rute berbasis AI dan sistem filtrasi mikroplastik ke Antartika, yang meningkatkan efisiensi operasional sekaligus berkontribusi pada riset dan perlindungan lingkungan. Mereka juga menggunakan drone untuk membantu tim jembatan dengan penilaian es dan lokasi pendaratan secara real-time, yang tentunya menambah keselamatan navigasi dan memudahkan dalam perencanaan ekspedisi.
“Musim ini adalah tonggak penting bagi Aurora Expeditions,” ungkap Michael Heath, CEO Aurora Expeditions. “Menghadirkan 30 pelayaran ke Antartika — termasuk kembalinya ke Antartika Timur — dan beroperasi dengan tiga kapal di wilayah tersebut untuk pertama kali, mencerminkan warisan kami dan bagaimana kami terus berevolusi. Ini juga menunjukkan meningkatnya permintaan untuk eksplorasi yang lebih dalam dan imersif. Fokus kami tetap pada penyampaian pengalaman ini secara bertanggung jawab.”
Jangan lewatkan, pelayaran Antartika Aurora Expeditions untuk musim 2026/27 kini sudah dibuka untuk pemesanan. Siap-siap merencanakan petualangan seru ke ujung dunia!
