Siapa sangka booking hotel kini enggak cuma soal tempat tidur nyaman dan pemandangan indah? Bagi banyak orang, fasilitas kebugaran jadi salah satu pertimbangan utama. Sekarang, hotel telah bertransformasi dari sekadar gym kecil di basement menjadi pengalaman wellness yang lebih personal. Contohnya, saat menginap di The Berkeley di London, ada trolley yang disiapkan khusus dengan bobot, tali, dan bola latihan, siap menemani sesi workout di kenyamanan kamar. Seru bukan?
Tren wellness tourism terus meroket selama beberapa tahun terakhir. Begitu laporan Global Wellness Economy Monitor 2025 menyebutkan peningkatan pasar hingga mencapai $6.8 triliun, kita semua jadi makin sadar pentingnya kesehatan selama perjalanan. Aimee Hodgkin, direktur kurasi dan kemitraan di Mr & Mrs Smith, menyatakan, “Kesehatan sekarang bukan hanya soal spa, melainkan sudah menjadi ekosistem yang membentang di seluruh aspek pengalaman menginap.” Tak heran kalau banyak tamu mengharapkan layanan ini juga menjangkau kenyamanan kamar tidur mereka.
Selama hampir 20 tahun mengulas tentang wellness dan berkeliling dunia, penulis telah melihat bagaimana hotel makin meningkatkan kualitas tawarannya. Dari fasilitas yang dulu terkesan seadanya, kini sudah banyak hotel yang menawarkan pengalaman berharga. Beberapa bulan belakangan, penulis menemukan mini bar berisi tetes CBD dan plester tidur, atau mencoba masker LED dari laci samping tempat tidur, dan berolahraga dengan trolley bobot atau sepeda Peloton, diakhiri dengan drip pemulihan IV di sofa, atau relaksasi di steam pod.
Mengapa ini terjadi? Karena para tamu semakin mengutamakan wellness, menurut Hattie David-Wilkinson, kepala global wellness dan longevity di Maybourne. Mereka baru saja menyuntikkan investasi besar pada opsi dalam kamar. “Zaman di mana liburan berarti berhenti dari rutinitas kesehatan sudah berlalu. Kami melihat perjalanan sebagai kesempatan untuk mendukung performa dan pemulihan, bukan mengganggu,” ujarnya. “Kami ingin memastikan tamu pulang dengan perasaan lebih baik dibandingkan saat tiba.”
Banyak hotel baru mulai menyadari bahwa wellness adalah nilai jual yang penting. Opsi dalam kamar bisa jadi pembeda yang khas. “Kami menyadari sejak awal bahwa wellness enggak sekadar kunjungan spa atau sesi gym. Hal ini mendorong kami untuk memasukkan berbagai elemen ke dalam desain kamar,” kata Oliver Milne-Watson, manajer umum di The Newman, London.
Yang menarik, setiap hotel menawarkan beragam opsi wellness dalam kamarnya. Seperti yang dikatakan Milne-Watson, “wellness bukanlah hal yang kaku, ini bersifat personal.” Dan karena ini bukan retret kesehatan, enggak ada salahnya juga menikmati segelas minuman dari mini bar setelah sesi wellness. “Kami memberi kebebasan kepada tamu untuk membentuk pengalaman mereka sendiri,” ungkapnya. Dan rasanya, tak ada tempat yang lebih pas untuk itu dibandingkan kenyamanan dalam kamar sendiri.
Hotel-Hotel Terbaik dengan Fasilitas Wellness dalam Kamar
The Berkeley, London
Saat Maybourne memposting foto trolley Surenne yang baru diluncurkan, langsung viral! Banyak yang penasaran dengan perlengkapan bobot kustom di tepi tempat tidur. Ketika melihatnya secara langsung, wow, tampilannya bikin terkesima: trolley yang didesain dengan stylish dan peralatan berwarna lembut yang cocok dengan suasana suite berpanel kayu. Ditambah menu wellness baru dari Rosemary Ferguson untuk layanan makan dalam kamar, dia menciptakan menu ini karena frustrasinya sebagai pelancong yang sering kesulitan mengakses makanan sehat. Masukkan juga produk kecantikan dalam kulkas, dan dijamin, kamu akan meninggalkan The Berkeley dengan perasaan lebih baik daripada saat check-in.
