Di Kota Sakai yang terletak di utara Prefektur Fukui, ada sebuah tempat menarik bernama Mikuni Minato. Kota ini berhasil mempertahankan pesona zaman Edo yang kental. Dulu, Mikuni Minato adalah jalur penting untuk kapal-kapal perdagangan yang berlayar antara Osaka dan Hokkaido. Saat menjelajahi tempat ini, pengunjung akan disambut oleh deretan gudang, toko, serta bangunan industrial yang mencerminkan kehidupan dan arsitektur dari era Edo dan Meiji.
Sekitar lima menit dari Stasiun Mikuni, ada Jalan Kitamae-dori yang menyerupai galeri terbuka dengan rumah tradisional dan bangunan bergaya “Kagura-date”. Di sini, ada beberapa bangunan menarik yang wajib dikunjungi.
Machinokura
Machinokura adalah gedung bekas gudang yang kini disulap menjadi museum kecil yang penuh karakter. Di sini, pengunjung bisa menikmati tayangan video yang menggambarkan sejarah kota ini. Di lantai dua, ada berbagai cetakan kuno dan artefak yang menunjukkan aktivitas Mikuni Minato sebagai pelabuhan perdagangan. Jangan lewatkan untuk berjalan sampai ujung pelataran yang menawarkan pemandangan panorama pelabuhan yang menakjubkan.
Pemukiman Keluarga Kishina
Di sebelah Machinokura, ada Pemukiman Keluarga Kishina yang berasal dari akhir abad ke-19. Rumah ini milik Sosuke Kishina, seorang pengusaha kayu ternama di Mikuni Minato. Pengunjung bisa mengagumi detail kayu dari pintu masuk, jendela, peralatan dapur tua, hingga peti gaya Mikuni yang unik.
Mikuni Minato Machiya-kan
Mikuni Minato Machiya-kan merupakan area istirahat dan fasilitas wisata yang menarik. Dengan fasad berwarna vermilion cerah yang terbuat dari kisi-kisi berwarna merah “bengara”, tempat ini penuh dengan objek dan dokumen terkait Festival Mikuni, serta lentera Mikuni dan berbagai suvenir lainnya.
Kantor Pusat Bank Morita
Beberapa langkah dari situ, pengunjung akan menemukan Kantor Pusat Bank Morita yang berdiri megah, dibangun pada tahun 1920. Interior bergaya klasik Barat dengan langit-langit plaster putih tinggi dan ukiran yang rumit sangat memukau, ditambah dengan balkon mezzanine yang dikelilingi oleh baluster kayu gelap. Ruang utama yang terbuat dari kayu zelkova Jepang juga sangat mengesankan. Di lantai dua, ada ruang pertemuan pribadi yang didekorasi dengan furnitur retro yang mencerminkan kemewahan zaman dahulu.
Bangunan bersejarah lainnya di sekitar sana termasuk Urban Design Center Sakai yang berusia 130 tahun dan restoran Uoshiro yang telah beroperasi selama 100 tahun (dulunya rumah geisha yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Berwujud), yang terletak di distrik merah Demura di seberang Kitamae-Dori.
Museum Ryusho Sakai City
Museum ini, yang dikenal juga sebagai Ryushokan, adalah landmark menonjol di kota ini. Dengan bentuk segi delapan dan kubah yang menonjol, museum ini dirancang dengan gaya Gyofu Meiji dari kombinasi pertukangan Jepang dan Barat. Terletak di atas bukit yang dapat dijangkau dengan berjalan kaki sekitar sepuluh menit dari Stasiun Mikuni, museum ini menampilkan model kapal Kitamaebune yang besar dan sebuah arak-arakan setinggi sebelas meter yang digunakan dalam Festival Mikuni.

