Mauritius—sebuah pulau menakjubkan di Samudera Hindia, di lepas pantai Afrika Timur—sepertinya akan menjadi rumah baru bagi 100 juta multimiliuner dari seluruh dunia berkat program visa emas baru. Dalam rapat parlemen pada 5 Mei, Perdana Menteri Mauritius, Navin Ramgoolam, menguraikan rencana untuk program visa emas yang baru diluncurkan ini sebagai respons terhadap “berbagai permintaan” dari warga asing yang ingin pindah ke pulau ini bersama keluarga mereka. Dengan pantai berpasir putih, laguna yang jernih, dan hutan hujan yang kaya akan keanekaragaman hayati, Mauritius jadi tujuan bulan madu yang populer. Penduduknya multikultural, berbicara dalam bahasa Urdu, Hindi, Inggris, Prancis, dan Spanyol—menjadikannya pilihan cocok untuk banyak pelancong internasional yang ingin menetap di surga ini.
Prinsip dasar visa emas ini simpel banget—pemegang visa dan tanggungan mereka (pasangan dan anak-anak) akan mendapatkan visa dua tahun yang dapat diperpanjang sebagai imbalan atas investasi minimal $1 juta dalam tahun pertama. Dan dengan visa emas ini, ada banyak keuntungan menarik: mulai dari membawa hewan peliharaan, membuka rekening bank, hingga mendaftar anak-anak di sekolah swasta lokal. Para pemegang visa juga akan memiliki layanan concierge khusus yang siap membantu proses pindahan, termasuk memindahkan bisnis mereka ke Mauritius.
Menurut Ramgoolam, hanya sekitar 100 visa emas yang akan diterbitkan setiap tahun, dan para pelamar harus berinvestasi di industri “bernilai tinggi” seperti teknologi keuangan, perbendaharaan global, kecerdasan buatan, bioteknologi, dan energi terbarukan. Untuk memastikan hal ini, Perdana Menteri menjelaskan bahwa Dewan Pengembangan Ekonomi (EDB) negara tersebut akan memantau kemajuan investasi yang dilakukan.
“Tujuannya adalah untuk memaksimalkan manfaat ekonomi bagi Mauritius melalui keberadaan pemegang visa emas yang berkepanjangan dan mendorong mereka untuk memindahkan dana dan mengalirkan investasi ke berbagai sektor ekonomi kita,” ujar Ramgoolam.
Meski aplikasi untuk program ini belum tersedia di portal aplikasi lisensi pemerintah, ketika sudah bisa, para pelamar tidak perlu khawatir lama menunggu balasan: waktu pemrosesan aplikasi hanya lima hari, kata Ramgoolam. Ini jauh lebih cepat dibandingkan program visa emas populer lainnya di negara seperti Portugal, yang bisa memakan waktu satu hingga dua tahun untuk mendapatkan persetujuan.
Namun, program visa emas ini memang cukup kontroversial karena kekhawatiran akan inflasi harga perumahan lokal dan risiko keamanan serta pencucian uang. Menanggapi hal ini, Ramgoolam menjelaskan bahwa program baru ini akan dilindungi oleh “kerangka kerja due diligence berbasis risiko yang kuat” untuk mencegah kejahatan finansial. Para pelamar juga perlu bersiap untuk menjalani pemeriksaan dan pengolahan yang dilakukan oleh instansi seperti EDB dan Kantor Paspor dan Imigrasi.
Untuk mengatasi potensi naiknya biaya perumahan, rumah sewa dan hotel tertentu akan ditunjuk khusus bagi pemegang visa emas, yang hanya diperbolehkan berinvestasi di beberapa peluang real estat tertentu. Bagi investor yang mencari opsi real estat yang lebih fleksibel, Mauritius juga menawarkan berbagai program residensi melalui investasi real estat, termasuk opsi untuk mendapatkan izin tinggal dengan membeli properti yang memenuhi syarat seharga minimal $375,000.
Jika pindah ke Mauritius adalah rencana pensiun ideal Anda, pensiunan berusia 50 tahun ke atas dapat mengajukan permohonan izin tinggal pensiun yang dapat diperpanjang selama 10 tahun, asalkan memiliki minimal $24,000 di rekening bank. Sedangkan untuk pelancong umum, negara ini juga memiliki visa premium gratis yang dapat diperpanjang selama satu tahun yang berlaku bagi pekerja jarak jauh internasional.

