Berikut Rahasia Desainer Panggung Eurovison: 10 Kali Menciptakan Momen Tak Terlupakan!
Beranda Destinasi Berikut Rahasia Desainer Panggung Eurovison: 10 Kali Menciptakan Momen Tak Terlupakan!
Destinasi

Berikut Rahasia Desainer Panggung Eurovison: 10 Kali Menciptakan Momen Tak Terlupakan!

Bagikan
Bagikan

Gak lama lagi menuju 18 Mei. Sudah siap-siap?

Banyak yang mungkin merasa kurang excited. Sementara itu, tim kreatif lagi sibuk banget ngerjain pertunjukan untuk konser comeback BTS di Gwanghwamun Square, Seoul. Bayangkan, ada 260.000 penonton yang bakal hadir! Selain itu, di pertengahan April kemarin, untuk pertama kalinya juga terlibat di acara WrestleMania di Las Vegas. Nah, buat Eurovision, mereka udah masuk fase latihan intensif sejak 4 Mei. Ini bukan soal final doang, ada dua semi-final yang harus dilalui juga. Pertama, beberapa kali latihan penuh tanpa penampil, baru deh setelah itu bareng mereka.

Apa tantangan terbesar yang dihadapi?

Mereka mengelola 35 artis dari 35 negara, dan setelah setiap penampilan, panggung harus direset. Waktu reset yang dimiliki sangat ketat, cuma 40 detik. Semuanya diatur dengan regulasi yang ketat, termasuk berat properti yang diperbolehkan di panggung. Jadi, jangan berharap ada piano grand yang beratnya ton-tonan atau lebih dari enam orang di atas panggung sekaligus.

Sekarang, kamu sudah desain panggung ESC untuk yang kesepuluh kalinya.

Ini bukan hal yang otomatis. Setiap kali, perlu pengajuan ulang. Tujuan utamanya biasanya merekrut desainer set dari negara tuan rumah. Kalau datang dari luar, gak cukup hanya sedikit lebih baik dari yang lain. Harus ngeluarin usaha serius.

Apa yang kamu lakukan lebih baik?

Selalu berusaha mencoba hal-hal baru dan memanfaatkan teknologi terbaru. Di Eurovision pertama saya pada 2011 di Düsseldorf, saya menggunakan dinding LED besar yang bisa bergerak. Lebarnya 60 meter, tingginya 18 meter, dengan lebih dari 2.000 lampu sorot dan 1.300 modul pencahayaan. Setup kayak gini belum pernah ada sebelumnya, setidaknya di Eurovision. Sekarang ini, tentu pengalaman yang jadi keunggulan. Saya paham prosesnya, tahu bagaimana semuanya berjalan. Tahun ini terasa lebih mudah karena saya pernah mendesain panggung Eurovision di Wina pada 2015 sebelumnya.

Seberapa besar pengaruh Wina di desain set untuk ESC 2026?

Austria—khususnya Wina—punya tradisi musik yang kaya: opera, musik klasik, hingga budaya pop dari Mozart sampai Falco. Itulah referensi utama, meski tidak secara literal satu banding satu. Butuh lapisan lain, sesuatu yang benar-benar baru, sama seperti musik Wina yang juga sering kali revolusioner dan inovatif. Saya menemukan kelompok Wina Secession, sekelompok pelopor seni avant-garde Austria. Mereka bukan hanya merebut kembali seni, arsitektur, dan desain, tapi juga berpengaruh besar dalam musik dan opera. Mereka menciptakan pertunjukan tanpa set panggung tradisional, hanya mengandalkan pencahayaan. Saat itu, cara ini sangat tidak konvensional dan visioner.

Bagikan
Di tulis oleh
Satria Wijaya

Travel writer yang gemar mengeksplorasi destinasi alam dan hidden gems di Indonesia.

Artikel Terkait
Intip Desain Menarik di Powdermills, Hotel Pedesaan Berani dan Berwarna di East Sussex!
Destinasi

Intip Desain Menarik di Powdermills, Hotel Pedesaan Berani dan Berwarna di East Sussex!

Kolaborasi dengan Pengrajin LokalBegitu melangkah ke hotel ini, kita sudah bisa merasakan...

Bikin Keluarga Makin Dekat: Pesan Vila Keluarga di Belmond La Samanna, St. Martin!
Destinasi

Bikin Keluarga Makin Dekat: Pesan Vila Keluarga di Belmond La Samanna, St. Martin!

Sejak kecil, keluarga penulis nggak pernah pergi liburan di pantai. Dunia ini...

Vienna Bersiap Penuh Gaya untuk Memukau di Eurovision 2026!
Destinasi

Vienna Bersiap Penuh Gaya untuk Memukau di Eurovision 2026!

Pengalaman Eurovision dimulai begitu pesawat mendarat di Bandara Internasional Wina. Tidak lama...

Temukan Surga Jersey Shore: Simbol Musim Panas Klasik Amerika yang Tak Boleh Dilewatkan!
Destinasi

Temukan Surga Jersey Shore: Simbol Musim Panas Klasik Amerika yang Tak Boleh Dilewatkan!

Pemandangan kuliner di LBI memang seru banget jika kita menyelami semua kontras...