Wyndham Hadirkan Aplikasi ChatGPT untuk Perjalanan Lebih Mudah
Siapa yang tidak senang merencanakan perjalanan dengan cara yang lebih praktis? Wyndham Hotels & Resorts kini hadir dengan inovasi menarik: aplikasi ChatGPT yang dirancang khusus untuk mempermudah penemuan dan pemesanan hotel. Menggunakan teknologi AI, aplikasi ini menawarkan pengalaman yang lebih intuitif, visual, dan terhubung. Ini merupakan langkah pertama dari franchisor hotel besar di AS yang meluncurkan aplikasi hotel berbasis ChatGPT, menunjukkan kepemimpinan Wyndham dalam memanfaatkan model bahasa besar (LLMs) untuk sektor perhotelan.
Aplikasi ini memungkinkan pengguna menjelajahi sekitar 8.400 hotel yang ada di seluruh jaringan Wyndham dengan navigasi berbasis peta, filter fasilitas, dan kartu hotel interaktif, semua berada dalam antarmuka ChatGPT. Para pelancong dapat memperhalus pencarian mereka dengan menggunakan kalimat alami dan beralih dengan mulus ke WyndhamHotels.com untuk menyelesaikan pemesanan. Semua ini menciptakan jalur yang lebih lancar dari inspirasi menuju pengalaman menginap.
Pengenalan aplikasi ini adalah integrasi LLM kedua dari Wyndham. Di tahun 2025, mereka menjadi perusahaan hotel pertama yang memanfaatkan Anthropic Claude, dan kini tengah memperluas integrasi AI-nya, termasuk rencana kolaborasi dengan Google AI Mode. Upaya ini bukan hanya membuat Wyndham lebih relevan, tetapi juga membantu membentuk penemuan perjalanan berbasis AI yang lebih sesuai dengan kebutuhan pelancong.
“AI percakapan sedang mengubah cara pelancong menemukan dan memesan. Dengan peluncuran aplikasi ChatGPT ini, Wyndham membantu hotel-hotel kami tetap menjadi yang terdepan—memanfaatkan tahun-tahun investasi di AI untuk terhubung langsung dengan tamu dengan cara baru, memastikan pengalaman yang intuitif dan visual,” kata Scott Strickland, Chief Commercial Officer Wyndham Hotels & Resorts.
Dibangun di Atas Fondasi AI Berbasis Cloud
Aplikasi ChatGPT milik Wyndham adalah bagian dari strategi teknologi dan AI yang lebih luas. Strategi ini dibangun atas investasi awal di platform berbasis cloud dan mobile-first, yang mengubah cara para franchisee menjalankan hotel mereka. Ini membantu meningkatkan efisiensi, performa, dan keuntungan yang terukur bagi mereka.
Di inti strategi ini adalah ekosistem teknologi yang dapat diskalakan yang didukung oleh mitra terkemuka, termasuk Aven Hospitality (dahulu Sabre), Oracle, Amazon, Adobe, dan Salesforce. Sejak 2018, Wyndham telah menginvestasikan lebih dari $450 juta dalam teknologi, dan di tahun 2020, mereka menjadi perusahaan hotel besar pertama yang sepenuhnya memindahkan sistemnya ke cloud. Langkah-langkah awal ini telah memberikan fondasi modern dan fleksibel yang memungkinkan inovasi lebih cepat serta penerapan kemampuan baru dengan lebih mudah saat AI mengubah industri perhotelan.
Inovasi AI untuk ROI Pemilik
Dengan mengembangkan fondasi ini, Wyndham kini menyematkan AI dalam seluruh entitasnya untuk memberikan ROI yang terukur bagi para franchisee. Misalnya, sejak penggunaan alat berbasis AI di pusat panggilannya, waktu rata-rata penanganan sudah berkurang 7%—menghemat waktu ribuan jam bagi tamu dan franchisee—sementara bersamaan dengan itu membantu meningkatkan pelatihan agen dan tingkat konversi. Kerja sama dengan penyedia terkemuka dan yang sedang berkembang juga membantu perusahaan dalam pemasaran cerdas, meningkatkan keterlibatan tamu, dan menangkap lebih banyak permintaan.
Lebih jauh dari itu, Wyndham menerapkan pendekatan berbasis AI ini langsung di hotel-hotel mereka. Wyndham Connect, platform keterlibatan tamu yang didukung oleh Canary dan tersedia tanpa biaya tambahan untuk para franchisee, serta Wyndham Connect PLUS, versi yang ditingkatkan dari platform tersebut, membawa berbagai alat cerdas berbasis AI kepada pemilik hotel dan tim mereka. Ini membantu meningkatkan keterlibatan tamu, mengotomatisasi operasi rutin, dan membuka peluang pendapatan baru.
Platform ini sudah menunjukkan hasil yang mengesankan, mencakup penanganan jutaan interaksi AI sambil membantu menghasilkan pendapatan dari upsell yang tambahan, mengurangi volume panggilan, dan meningkatkan pemesanan langsung. Hotel-hotel yang paling aktif berhasil meraih rata-rata pendapatan tambahan lebih dari $60.000, bahkan hotel terbaik mencapai lebih dari $200.000.
“Saat AI menjadi pusat bagaimana perjalanan direncanakan dan dibeli, fokus kami adalah menerjemahkan inovasi menjadi hasil yang nyata bagi pemilik. Apakah itu membantu mengurangi biaya operasional, meningkatkan pendapatan tambahan, atau memperluas distribusi melalui platform baru seperti ChatGPT, tujuan kami adalah memungkinkan franchisee bersaing lebih baik sambil memberikan pengalaman yang lebih baik bagi tamu,” ungkap Michael Mahar, SVP dan Head of Commercial Technology Wyndham Hotels & Resorts.
Dengan semua inisiatif berbasis AI ini, Wyndham menunjukkan strategi teknologi yang terpadu dan maju, yang sudah memberikan hasil yang terlihat bagi para pemilik franchise. Dari peningkatan pemesanan langsung hingga pengurangan biaya operasional, serta jutaan pendapatan baru yang dihasilkan, pendekatan Wyndham mampu mengubah cara perusahaan memberikan nilai tambah bagi pemilik hotel sembari mempermudah pengalaman perjalanan yang lebih personal untuk para tamu.

